Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Persib Kembangkan Potensi Ekraf Lokal, Wamenekraf Irene Pujian dan Apresiasi Daya Kreativitas Klub

📅 Rabu, 01 Okt 2025, 17:42 WIB | Oleh:
Persib Kembangkan Potensi Ekraf Lokal, Wamenekraf Irene  Pujian dan Apresiasi Daya Kreativitas Klub Doc: ANTARA/HO-Kementerian Ekonomi Kreatif
Ket. Wamenekraf Irene Umar saat berkunjung ke Persib Store di Bandung.

JAKARTA - Wakil Menteri Ekonomi Kreatif (Wamenekraf) Irene Umar menyampaikan pujiannya kepada salah satu klub sepak bola lokal asal Jawa Barat yaitu Persib Bandung karena berhasil menghadirkan inovasi mengembangkan potensi ekonomi kreatif melalui entitas bisnis Persib Store.

Melalui bisnis tersebut, Persib berkolaborasi dengan berbagai merek, menciptakan ekosistem komersial yang kuat, dan memanfaatkan basis penggemar yang besar yaitu Bobotoh sebagai penggerak ekonomi kreatif tersebut.

"Persib Store punya peran memberi ruang bagi ekonomi kreatif untuk tumbuh dan berdampak. Ini membuktikan bahwa olahraga seperti sepakbola punya kekuatan untuk menyatukan banyak hal seperti budaya, komunitas, dan industri kreatif,” ujar Irene dalam keterangannya di Jakarta, Rabu (1/10).

Saat berkunjung ke Bandung di akhir pekan lalu, Irene pun sempat melakukan peninjauan langsung ke Persib Store di Tamansari, Bandung dan ia menilai bahwa bisnis tersebut mampu membangun cerita, identitas, dan kebanggaan yang dekat dengan para Bobotoh dan menjadikannya sebagai sumber pendapatan.

Menurutnya langkah tersebut mampu menghadirkan industri kreatif yang berkelanjutan dan menurutnya dapat dicontoh oleh kota-kota lain yang memiliki komunitas maupun basis penggemar yang besar.

“Setiap kota harus punya ciri khasnya begitu juga dengan brand development yang dilakukan Persib Store. Sudah saatnya pengembangan retail ini berkolaborasi dengan IP-IP lokal untuk mendorong pertumbuhan industri kreatif nasional dan jalan bareng menuju pasar global,” imbuh Wamen Ekraf Irene.

Head of Commercial Retail and Merchandising Persib Store Fadma Wijayati mengatakan potensi perkembangan bisnisnya tak hanya sekadar menjual merchandise resmi saja.

Keterlibatan kolaborasi bersama UMKM juga pernah dilakukan untuk meningkatkan daya saing produk lokal seperti dalam program KolaboraSIB yang menjalin kerja sama dengan Cosmic dan Hammerstouth untuk industri kreatif yang terus berkembang.

“Semangat baru Persib Store untuk terus berkembang tak hanya sekadar sebagai retail merchandise offline saja. Gebrakan lain tentu dilakukan dengan penjualan secara daring. Kami optimis bisa menjadi etalase produk kreatif Bandung yang bisa dibanggakan sebagai bagian dari ekosistem ekonomi kreatif di Indonesia,” kata Fadma.

Dengan jumlah penggemar yang mencapai 25 juta orang, Persib Bandung dinilai menjadi salah satu contoh terbaik dalam memposisikan klub sepak bola sebagai jenama lokal dan industri kreatif yang bernilai investasi tinggi.

Tidak hanya bergantung pada pendapatan tiket pertandingan, Persib mempunyai ragam alternatif pendapatan lain seperti merchandise store, konten digital, platform membership, dan kampanye komunitas yang berdampak pada perekonomian nasional. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Megapolitan
Seorang Tentara AS yang Ter...
Luar Negeri
Bantu Rumah Tangga, Jepang ...
Luar Negeri
Resmi Masuk DK PBB, Kirgist...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.