Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Pemkab OKU Selatan Wisuda 45 Lansia dari Program Sekolah Lansia

📅 Sabtu, 17 Mei 2025, 11:50 WIB | Oleh:
Pemkab OKU Selatan Wisuda 45 Lansia dari Program Sekolah Lansia Doc: Istimewa
Ket. Bupati OKU Selatan Abusama, Program Sekolah Lansia ini bertujuan untuk menciptakan lansia yang sehat, mandiri, aktif, dan produktif.

Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Selatan, Sumatera Selatan mewisuda 45 siswa lanjut usia (lansia) setelah lulus mengikuti Program Sekolah Lansia.

Bupati OKU Selatan Abusama di Muaradua, Sabtu, menjelaskan Sekolah Lansia merupakan program pendidikan nonformal yang dirancang khusus untuk lansia dan pralansia.

"Di OKU Selatan ada sebanyak 45 siswa lansia yang diwisuda," katanya.

Dia menjelaskan program ini bertujuan meningkatkan pengetahuan, keterampilan dan kualitas hidup lansia, serta membantu mereka lebih mandiri, tangguh, dan produktif pada usia senja.

Sekolah Lansia lebih menekankan pembelajaran praktis dan pengembangan keterampilan serta pertukaran pengalaman.

"Program Sekolah Lansia ini bertujuan untuk menciptakan lansia yang sehat, mandiri, aktif, dan produktif," katanya.

Bentuk pendidikan tersebut, katanya, bersifat nonformal dengan pendekatan yang menyenangkan serta mudah dipahami, menyajikan materi terkait kesehatan, keagamaan, sosial, dan budaya untuk mendukung kehidupan lansia yang lebih bahagia dan sejahtera.

Kurikulum dalam sekolah lansia berbeda dengan pendidikan formal karena materi yang diberikan dirancang khusus oleh BKKBN untuk menjangkau kebutuhan lansia.

Pelaksana Tugas Kepala BKKBN Perwakilan Sumatera Selatan Doddy Asih mengatakan tantangan utama yang akan dihadapi lansia terkait dengan finansial karena tidak banyak lansia memiliki jaminan hari tua, sehingga secara ekonomi banyak dari mereka bergantung pada keluarga atau anaknya.

"Untuk mengatasi hal tersebut kami telah membentuk Program Quick Win SIDAYA atau Lansia Berdaya," ujarnya.

Dia mengatakan Lansia Berdaya salah satu inisiatif dari Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/BKKBN yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan dan kualitas hidup lansia.

"Program ini untuk memastikan lansia tetap aktif, sehat, dan produktif, serta mandiri dalam berbagai aspek kehidupan," ujar dia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.