Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

TBC Masih Mengintai Eropa, 9.000 Kematian Bayangi Warga

📅 Kamis, 04 Jun 2026, 23:17 WIB | Oleh:
TBC Masih Mengintai Eropa, 9.000 Kematian Bayangi Warga Doc: AFP

Moskow (ANTARA) - Sekitar 80.000 kasus baru infeksi HIV dan lebih dari 9.000 kematian akibat tuberkulosis (TBC) diperkirakan akan terjadi di Eropa dalam tiga tahun mendatang.

Hal itu diungkapkan Direktur Pusat Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Eropa (ECDC) Pamela Rendi-Wagner, seperti dikutip kantor berita EUobserver, Rabu (3/6).

Pada 21 Mei, ECDC melaporkan bahwa Eropa mencatat tingkat infeksi menular seksual tertinggi dalam lebih dari satu dekade pada 2024, termasuk sifilis dan gonore.

Perkiraan regulator Uni Eropa tersebut menunjukkan peningkatan tajam kasus TBC dan infeksi menular seksual.

Menurut laporan itu, penyakit-penyakit tersebut menyebabkan sekitar 59.000 kematian setiap tahun di Uni Eropa, Islandia, Liechtenstein, dan Norwegia. Saat ini, sekitar 800.000 orang di sana hidup dengan HIV.

Menurut Rendi-Wagner, penyebaran penyakit-penyakit itu kian diperburuk oleh resistansi antimikroba, yang merupakan salah satu masalah kesehatan paling serius di Eropa.

Resistansi antimikroba terjadi ketika bakteri, virus, jamur, atau parasit tidak lagi merespons pengobatan sehingga infeksi menjadi lebih sulit ditangani. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.