Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Pasar Masih Harap-harap Cemas Kebijakan Tarif AS, Simak Proyeksi IHSG

📅 Selasa, 04 Mar 2025, 08:55 WIB | Oleh:
Pasar Masih Harap-harap Cemas Kebijakan Tarif AS, Simak Proyeksi IHSG Doc: istimewa

JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ber­potensi menguat lanjutan, hari ini (4/3), meskipun bersifat terbatas. Di saat pasar wait and see terhadap kebijakan pe­merintah Amerika Serikat (AS), sentimen penggerah IHSG berasal dari internal.

Analis MNC Sekuritas, Herditya Wicaksana melihat nilai tukar rupiah kembali mempengaruhi pergerakan IHSG. Selain itu, diperkirakan akan terjadi aksi profit taking dalam jangka pendek, mengingat terjadi penguatan IHSG awal pekan ini.

Karenanya, Herditya memproyeksikan IHSG dalam per­dagangan, Selasa (4/3), bergerak menguat dengan kecen­derungan terbatas di level support 6.368 dan resistance 6.585.

Sebelumnya, IHSG Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (3/3) sore, ditutup menguat 249,06 poin atau 3,97 persen ke posisi 6.519,66, di tengah pelaku pasar bersikap ‘wait and see’ terhadap pemberlakuan tarif impor oleh AS.

“Pelaku pasar masih menantikan klarifikasi dari rencana Presiden AS Donald Trump untuk menjatuhkan tarif terha­dap sejumlah negara mitra dagang utama AS pada pekan ini,” sebut tim riset Phillips Sekuritas Indonesia dalam ka­jiannya di Jakarta.

Menteri Perdagangan AS Howard Lutnick memberita­hukan kepada Fox New pada Minggu (02/03), bahwa tarif yang akan dijatuhkan terhadap Meksiko dan Kanada yang di mulai hari Selasa (04/02) masih bersifat cair atau fluid yang berarti bisa lebih rendah dari usulan 25 persen.

Sementara itu, tarif tambahan sebesar 10 persen terha­dap Tiongkok sudah ditetapkan.

Dibuka menguat, IHSG betah di teritori positif hingga penutupan sesi pertama perdagangan saham. Pada sesi kedua IHSG masih betah di zona hijau hingga penutupan perdagangan saham.

Sebaiknya Anda baca juga:

Berdasarkan Indeks Sektoral IDX-IC, sepuluh sektor me­nguat yaitu dipimpin sektor barang baku yang naik sebesar 4,24 persen, diikuti oleh sektor keuangan dan sektor infra­struktur yang masing-masing naik sebesar 3,83 persen dan 3,29 persen.

Sementara itu, satu sektor menurun yaitu sektor kese­hatan turun sebesar 0,03 persen.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Luar Negeri
Hendak Terbang, Warga AS Di...
Megapolitan
Seorang Tentara AS yang Ter...
Luar Negeri
Bantu Rumah Tangga, Jepang ...
Luar Negeri
PBB Mendesak Transpransi Je...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.