Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

AHY Dorong Hunian TOD di Kota Besar untuk Atasi Keterbatasan Lahan

📅 Selasa, 17 Mar 2026, 05:31 WIB | Oleh: Tim Penulis
AHY Dorong Hunian TOD di Kota Besar untuk Atasi Keterbatasan Lahan Doc: Antara
Ket. Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (kedua kanan), didampingi Direktur Utama PT KAI Bobby Rasyidin (ketiga kanan), Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi (kanan).

Jakarta - Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menyatakan pengembangan hunian berbasis Transit Oriented Development (TOD) menjadi kunci membangun kota modern sekaligus memperluas akses perumahan terjangkau di tengah keterbatasan lahan perkotaan.

AHY mengatakan banyak kota modern di dunia telah mengadopsi konsep TOD untuk mengintegrasikan hunian, pusat aktivitas ekonomi, serta jaringan transportasi publik dalam satu kawasan yang saling terhubung, apalagi tren urbanisasi global menunjukkan sekitar 70 persen populasi dunia diperkirakan akan tinggal dan beraktivitas di kawasan perkotaan.

"Apalagi diprediksi 70 persen masyarakat dunia termasuk Indonesia akan hidup, akan bekerja, beraktivitas di kota-kota," kata AHY dalam Pencanangan Pembangunan Hunian Dalam Rangka Mendukung Program 3 Juta Rumah di lahan aset PT Kereta Api Indonesia di kawasan Stasiun Manggarai Jakarta, Senin (17/3).

Menurutnya, kondisi tersebut menjadikan lahan perkotaan semakin terbatas sehingga pembangunan hunian vertikal dinilai menjadi pendekatan paling realistis untuk memenuhi kebutuhan tempat tinggal masyarakat.

Ia menambahkan pembangunan hunian vertikal berbasis TOD memungkinkan masyarakat tinggal lebih dekat dengan pusat aktivitas ekonomi sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap kendaraan pribadi.

AHY juga mengapresiasi peran PT Kereta Api Indonesia (KAI) yang memiliki aset strategis di berbagai kota besar dan berpotensi dikembangkan menjadi kawasan hunian terintegrasi.

Salah satu pengembangan dilakukan di kawasan Stasiun Manggarai yang akan dibangun di atas lahan sekitar 2,2 hektare dengan dua blok pengembangan.

Di kawasan tersebut direncanakan pembangunan delapan tower hunian dengan total sekitar 2.200 unit yang ditujukan bagi masyarakat termasuk yang berpenghasilan rendah.

Sebaiknya Anda baca juga:

Selain Jakarta, pengembangan kawasan TOD juga dilakukan di Stasiun Kiaracondong Bandung, kawasan Dr Kariadi Semarang, serta Stasiun Surabaya Gubeng.

Empat kota besar di Pulau Jawa tersebut dipilih karena memiliki kepadatan tinggi dan kebutuhan hunian yang terus meningkat seiring pertumbuhan aktivitas ekonomi perkotaan.

AHY menilai kolaborasi antara pemerintah, BUMN, dan investor menjadi kunci untuk menghadirkan model pengembangan kota modern yang terintegrasi dan berkelanjutan.

Melalui konsep TOD, pemerintah ingin menciptakan sistem transportasi yang lebih efisien, mengurangi kemacetan, serta memberikan waktu lebih bagi masyarakat untuk meningkatkan produktivitas.

Ia menegaskan pengembangan kawasan terintegrasi tersebut juga menjadi bagian dari visi pembangunan nasional yang mendorong pertumbuhan ekonomi tinggi sekaligus menjaga keberlanjutan lingkungan dan pemerataan kesejahteraan masyarakat.

"Kita ingin pembangunan kita sesuai dengan visi Bapak Presiden Prabowo Subianto tumbuh tinggi, tapi juga berpihak pada rakyat kecil dan juga memperhatikan bumi dan lingkungan hidup kita. Ini masa depan kita semua," kata AHY.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
gaia musik festival

Rieke Buka Pameran Warna-Warni Parlemen 2026

49 menit yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
Rieke Buka Pameran Warna-Wa...
Megapolitan
Obsesi Jadi Vampir, Pria In...
Luar Negeri
Trump Beri Iran Kesempatan ...

Defisit Migas Tekan Neraca Perdagangan

1.5 jam yang lalu | Lukman

Nasional
Defisit Migas Tekan Neraca ...
Nasional
RUU Perampasan Aset Jangan ...

Kalah Telak di Piala AFF: Timnas Indonesia Dibungkam Vietnam 0-3

Kalah Telak di Piala AFF: Timnas Indonesia Dibungkam Vietnam 0-3

03 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.