Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Tak Tanggung-tanggung, Maluku Sajikan 47 Event Wisata di 2026 untuk Dongkrak Kunjungan Turis

📅 Sabtu, 07 Mar 2026, 02:45 WIB | Oleh: Tim Penulis
Tak Tanggung-tanggung, Maluku Sajikan 47 Event Wisata di 2026 untuk Dongkrak Kunjungan Turis Doc: Antara
Ket. Monumen Perjuangan Christina Martha Tiahahu di Negeri Abubu, Nusalaut, Maluku.

AMBON – Promosi pariwisata menjadi salah satu cara yang cukup efektif untuk menarik perhatian wisatawan sekaligus mengenalkan potensi daerah kepada masyarakat luas.

Lewat promosi yang kreatif dan konsisten, destinasi wisata yang mungkin sebelumnya kurang dikenal bisa perlahan mulai dilirik dan masuk dalam daftar tujuan perjalanan para pelancong.

Selain meningkatkan jumlah kunjungan, promosi wisata juga membawa dampak positif bagi perekonomian lokal. Ketika wisatawan datang, berbagai sektor ikut bergerak—mulai dari kuliner, penginapan, transportasi, hingga produk kerajinan masyarakat.

Karena itu, semakin aktif sebuah daerah mempromosikan destinasi wisatanya, semakin besar pula peluang untuk menghidupkan ekonomi lokal sekaligus memperkenalkan keunikan budaya dan alam yang dimiliki.

Pemerintah Provinsi Maluku mengangkat 47 agenda wisata pada 2026 sebagai sarana promosi untuk menarik lebih banyak minat wisatawan baik domestik maupun mancanegara, sekaligus memperkenalkan kekayaan bahari, seni, dan budaya daerah.

“Melalui kalender event 2026, seluruh potensi daerah dikemas secara terencana, terintegrasi, dan berkelanjutan sebagai kekuatan dan nilai tawar pariwisata Maluku di tingkat nasional maupun internasional,” kata Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa, di Ambon, Jumat (7/3).

Ia menyampaikan hal itu usai peluncuran Kalender Event Maluku 2026 di Gong Perdamaian Kota Ambon.

Gubernur menyampaikan pemerintah daerah berkomitmen menjadikan sektor pariwisata sebagai salah satu penggerak utama pertumbuhan ekonomi daerah, yang berdampak langsung pada peningkatan kesejahteraan masyarakat, khususnya pelaku UMKM, ekonomi kreatif, serta komunitas seni dan budaya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Maluku Melkias Mozes Lohy mengatakan Kalender Event 2026 memuat47 kegiatan pariwisata yang telah dikoordinasikan bersama 11 kabupaten dan kota di Maluku.

“Harapannya ini menjadi sarana promosi dan informasi bagi masyarakat Indonesia maupun wisatawan mancanegara,” katanya.

Ia menjelaskan kalender tersebut juga diharapkan mampu memperkenalkan berbagai destinasi wisata di Maluku yang saat ini masih dalam tahap pengembangan, sekaligus menarik minat investor dan pelaku industri pariwisata untuk turut mengembangkan potensi wisata daerah.

“Para pecinta dan pengembang pariwisata dapat tergerak untuk bersama pemerintah Maluku mengembangkan pariwisata yang menjadi harapan masa depan daerah ini,” ujarnya.

Menurutnya, puluhan agenda tersebut telah dijadwalkan mulai Januari hingga Desember 2026 dan sebagian besar merupakan agenda yang juga pernah dilaksanakan pada tahun sebelumnya.

Sejumlah agenda yang masuk dalam kalender event antara lain Festival Martha Christina Tiahahu di Negeri Abubu pada Januari, Festival Ramadhan di Ambon pada Februari, serta Ramadhan Bikin Asyik dan tradisi Pukul Sapu Lidi di Negeri Mamala dan Morella pada Maret.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Andoni Iraola Bertekad Bangun Liverpool

22 menit yang lalu | Sriyono

Olahraga
Andoni Iraola Bertekad Bang...
Megapolitan
Hari Pertama Sekolah Tergan...
Nasional
RDPU Komisi III DPR bahas k...
Ribuan Loker Tersedia di Job Fair Kota Jogja, Catat Jadwalnya!

Ribuan Loker Tersedia di Job Fair Kota Jogja, Catat Jadwalnya!

13 Jul 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.