Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Singkirkan Khamenei, Trump Ingin Lanjutkan Perundingan dengan Pemimpin Baru Iran

📅 Senin, 02 Mar 2026, 15:21 WIB | Oleh:
Singkirkan Khamenei, Trump Ingin Lanjutkan Perundingan dengan Pemimpin Baru Iran Doc: AFP/MADEL NGAN

WASHINGTON DC - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump pada Minggu (1/3) menyampaikan dia sepakat untuk melanjutkan kembali perundingan nuklir dengan kepemimpinan baru Iran.

"Mereka ingin melakukan pembicaraan, dan saya sepakat untuk berbicara, jadi saya akan berbicara dengan mereka," ujar Trump, seperti dikutip majalah The Atlantic dalam sesi wawancara via telepon.

"Mereka seharusnya melakukan hal itu lebih cepat. Mereka seharusnya memberikan hal yang sangat praktis dan mudah untuk dilakukan itu lebih cepat. Mereka menunggu terlalu lama," tutur Trump.

Sang presiden tidak memerinci dengan siapa dirinya akan bicara.

Saat ditanya apakah pembicaraannya dengan pihak Iran akan dilangsungkan dalam dua hari, Trump menjawab "saya tidak dapat memberi tahu Anda mengenai hal itu". Trump mengatakan beberapa negosiator Iran sebelumnya telah meninggal.

"Sebagian besar orang-orang tersebut telah meninggal dunia. Beberapa orang yang dulu kami ajak bernegosiasi sudah tiada. Itu merupakan pukulan besar," kata dia, merujuk pada serangan gabungan Israel-AS terhadap Iran yang dimulai pada Sabtu (28/2).

Mengenai apakah dia mengetahui adanya indikasi ancaman baru dari Iran terhadap wilayah AS sejak dimulainya serangan itu, Trump menuturkan "saya tidak ingin memberi tahu Anda mengenai hal tersebut".

Trump juga memperkirakan serangan terhadap Iran tidak akan mengganggu upaya Partai Republik menjelang pemilihan umum (pemilu) sela di AS untuk meyakinkan para pemilih bahwa pemerintahannya fokus pada perekonomian AS.

Selain itu, dampak serangan tersebut terhadap pasar minyak, yang dibuka kembali pada Minggu malam, kemungkinan tidak terlalu mengganggu dompet warga AS dibandingkan dengan yang diperkirakan oleh beberapa analis.

Pada Minggu, beberapa jam sebelum Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei dikonfirmasi tewas dalam serangan AS-Israel pada Sabtu pagi, Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyampaikan kepada NBC News bahwa Iran "tentu saja tertarik untuk meredakan ketegangan" seraya menggambarkan seruan Trump terkait perubahan rezim di Iran sebagai "misi yang mustahil".

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Luar Negeri
Trump Kunjungi Irlandia, Te...
Luar Negeri
Gaun Balas Dendam Putri Dia...
Advertisement
Tragedi Masalembo Meledak, Menhub Dudy Perintahkan Usut Tuntas Penyebab KM Virgo Transport 8

Tragedi Masalembo Meledak, Menhub Dudy Perintahkan Usut Tuntas Penyebab KM Virgo Transport 8

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.