Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Netflix Siapkan Opsi Tunai Penuh demi Amankan Akuisisi Warner Bros Discovery

📅 Rabu, 14 Jan 2026, 18:25 WIB | Oleh:
Netflix Siapkan Opsi Tunai Penuh demi Amankan Akuisisi Warner Bros Discovery Doc: Awful Announcing

JAKARTA - Netflix dikabarkan tengah menyiapkan perubahan strategi besar untuk mengamankan proses akuisisi Warner Bros Discovery (WBD). Perusahaan streaming raksasa tersebut disebut berencana mengubah penawarannya menjadi skema tunai penuh guna mempercepat kesepakatan senilai US$83 miliar atau sekitar Rp1.300 triliun.

Langkah ini diambil Netflix untuk menutup celah yang bisa dimanfaatkan pesaingnya, Paramount Skydance, yang saat ini tengah melancarkan upaya pengambilalihan WBD dengan nilai lebih tinggi. Informasi mengenai perubahan penawaran Netflix pertama kali dilaporkan Bloomberg.

Sumber yang mengetahui pembahasan tersebut menyebutkan, tawaran all-cash dianggap lebih menarik bagi pemegang saham WBD karena memberikan kepastian nilai dan mempercepat proses transaksi. Akuisisi ini diperkirakan tetap membutuhkan waktu berbulan-bulan, tetapi pendekatan tunai diyakini dapat mengurangi hambatan negosiasi.

Namun, rencana penggabungan Netflix dan WBD tidak berjalan tanpa kontroversi. Sejumlah politisi Amerika Serikat dan pelaku industri hiburan menyuarakan kekhawatiran bahwa entitas gabungan tersebut akan menguasai hampir separuh pasar layanan streaming global. Isu konsentrasi kekuatan media menjadi salah satu sorotan utama dalam perdebatan ini.

Jika kesepakatan tercapai, Netflix akan menguasai sejumlah aset strategis WBD. Di antaranya adalah Warner Bros, studio besar di balik waralaba film seperti “Harry Potter”, “Superman”, dan “Batman”, serta HBO yang menaungi serial populer seperti “Game of Thrones”, “The White Lotus”, dan “Succession”.

Di tengah proses ini, Paramount yang dikendalikan keluarga miliarder Ellison juga mengajukan tawaran senilai US$108,4 miliar untuk WBD. Tawaran tersebut disebut didukung jaminan pribadi sebesar US$40 miliar dari Larry Ellison, salah satu pendiri Oracle. Meski begitu, manajemen WBD sebelumnya menilai proposal Paramount sebagai penawaran bermusuhan yang tidak memadai dan terlalu bergantung pada pembiayaan utang.

Situasi semakin memanas setelah Paramount berencana mengajukan calon direktur ke dewan WBD untuk menggagalkan kesepakatan dengan Netflix. Langkah ini menjadi bagian dari pertarungan korporasi besar yang jarang terjadi di industri media global.

Dalam kesepakatan awal dengan Netflix, pemegang saham WBD dijanjikan pembayaran tunai sebesar US$23,25 per saham, ditambah saham Netflix dan kepemilikan di unit jaringan global WBD yang mencakup CNN, Cartoon Network, dan Discovery Channel. Unit tersebut tidak termasuk dalam aset yang akan diambil alih Netflix.

Warner Bros Discovery sendiri secara resmi membuka opsi penjualan pada Oktober lalu setelah menerima minat dari sejumlah pihak. Kesepakatan dengan Netflix diumumkan pada awal Desember, mengungguli proposal dari Paramount dan Comcast.

Pasar merespons positif kabar perubahan strategi Netflix. Saham WBD tercatat naik 1,6 persen pada perdagangan Selasa, sementara saham Netflix menguat sekitar 1 persen, mencerminkan optimisme investor terhadap peluang tercapainya kesepakatan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Luar Negeri
Hendak Terbang, Warga AS Di...
Megapolitan
Seorang Tentara AS yang Ter...
Luar Negeri
Bantu Rumah Tangga, Jepang ...
Luar Negeri
PBB Mendesak Transpransi Je...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.