Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Tangerang Gandeng Jasa Marga Guna Atasi Banjir

📅 Minggu, 08 Mar 2026, 17:45 WIB | Oleh:
Tangerang Gandeng Jasa Marga Guna Atasi Banjir Doc: ist
Ket. atasi banjir

TANGERANG – Berbagai cara ditempuh Pemerintah Kota Tangerang, untuk mengatasi banjir. Langkah ini termasuk memanfaatkan lahan-lahan kosong. Untuk ini, Pemkot Tangerang menggandeng Jasa Marga untuk memanfaatkan lahannya guna menjadi tendon air. Pemkot siap memanfaatkan lahan milik Jasa Marga dan Kementerian Pekerjaan Umum (PU) untuk membangun tandon air sebagai upaya meminimalisir potensi banjir di masa mendatang.

Wali Kota Tangerang Sachrudin di Tangerang Minggu mengatakan langkah tersebut dinilai penting sebab terdapat beberapa wilayah yang terdampak banjir akibat limpasan air dari kawasan jalan tol.

“Koordinasi dengan Kementerian PU sangat krusial agar aliran air dari jalan tol tidak lagi membebani wilayah permukiman warga, khususnya di kawasan Gempol. Secara internal, pembangunan tandon baru tahun ini juga terus kita akselerasi sebagai bagian dari solusi permanen penanganan banjir,” kata Sachrudin.

Perlu diketahui hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Kota Tangerang sejak Sabtu malam (07/03/2026), menyebabkan sejumlah wilayah terdampak banjir. Beberapa kawasan yang terdampak antara lain Kecamatan Periuk, Karang tengah, dan Pinang. Wali Kota Tangerang Sachrudin memastikan bahwa langkah penanganan darurat telah dilakukan oleh Pemerintah Kota Tangerang.

“Sejumlah wilayah yang terdampak sudah dilakukan evakuasi bagi warga yang membutuhkan. Posko darurat dan posko kesehatan juga sudah disiagakan, sementara pompa-pompa air terus dimaksimalkan agar genangan di permukiman warga bisa segera surut,” ujar Sachrudin.

Pemkot Tangerang melalui BPBD bersama unsur terkait, terus melakukan penanganan cepat di lapangan, mulai dari evakuasi warga, pendirian posko banjir, layanan kesehatan, hingga pemantauan kondisi debit air di berbagai titik rawan.

“Kami pastikan seluruh personel dan peralatan dalam kondisi siap siaga. Prioritas utama saat ini adalah keselamatan warga serta memastikan kebutuhan dasar masyarakat terdampak dapat terpenuhi,” tegasnya.

Wali kota juga mengimbau masyarakat untuk tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi hujan susulan serta mengikuti arahan dari petugas BPBD dan aparat yang bertugas di lapangan. “Tetap waspada dan segera berkoordinasi dengan petugas jika terjadi kondisi darurat, karena keselamatan warga adalah yang paling utama,” katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.