Menteri PU Prioritaskan Pembukaan Akses Wilayah Terisolasi di Wilayah Bencana Sumatra
📅 Minggu, 30 Nov 2025, 16:40 WIB | Oleh: Ilham Sudrajat
Doc: RRI/Yusuf Bagus
JAKARTA - Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo menegaskan, pembukaan akses menjadi prioritas utama penanganan bencana di Sumatra. Ia menyebut banyak titik longsor masih memutus jalur Sumatra Utara hingga hari ini.
"Jadi yang utama sekali buka akses dulu, satu motor, satu mobil kecil yang penting tembus dulu. Setelah itu baru kita bicara masalah rehab rekon," ujar dia saat menjawab pertanyaan wartawan, di Jakarta, Minggu (30/11).
Ia menegaskan, percepatan akses penting agar bantuan dapat masuk ke wilayah terisolasi. Pembukaan jalur darurat menjadi penentu kelancaran distribusi logistik dan evakuasi.
"Yang terutama hari ini, difokuskan supaya Sibolga bisa segera terbuka, karena akses dari laut masih susah diakses. Hal ini disebabkan karena air laut masih besar, dan infrastruktur pelabuhannya belum memungkinkan untuk disandari oleh kapal besar," ucap dia.
Sebelumnya, Wakil Menteri Pekerjaan Umum Diana Kusumastuti mengatakan penyebab utama banjir di bagian utara Sumatra adalah alih fungsi hutan selama beberapa tahun terakhir. Perubahan kawasan hutan, membuat serapan air berkurang dan tidak bisa membendung curah hujan yang begitu deras.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Alih fungsi lahan yang dulunya hutan berubah menjadi lahan pertanian, permukiman, dan lainnya. Itu faktor yang dapat menyebabkan banjir," kata dia.
Menurut dia, kondisi cuaca yang masih anomali menjadi tantangan bagi operator alat berat untuk membuka akses jalan. Ia memastikan, KemenPU dalam kondisi siap siaga dalam melakukan percepatan dalam mengatasi hambatan di lapangan. ils/I-1
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!