Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Menekraf: Hilirisasi Produk Lokal untuk Antisipasi Konflik Global

📅 Rabu, 04 Mar 2026, 17:02 WIB | Oleh:
Menekraf: Hilirisasi Produk Lokal untuk Antisipasi Konflik Global Doc: ANTARA/Fitra Ashari
Ket. Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya saat ditemui media dalam acara Laporan Pencapaian Pelatihan Digitalisasi Emak-Emak Matic dan Genmatic di Jakarta, Rabu (4/3).

JAKARTA - Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya menyampaikan pemerintah akan meningkatkan hilirisasi produk kreatif lokal agar industri kreatif Indonesia semakin berkembang dan dapat berjaya di negeri sendiri menyusul situasi global yang sedang tidak baik-baik saja.

“Bagaimana industri kreatif kita bisa menjadi tuan rumah di negeri sendiri, industri kreatif yang tadinya impor bisa digantikan dengan produk-produk lokal, hilirisasi tidak hanya hilirisasi tambang, tapi hilirisasi fashion, hilirisasi kuliner, hilirisasi dari kerajinan dan seterusnya,” kata Riefky dalam acara Laporan Pencapaian Pelatihan Digitalisasi Emak-Emak Matic dan Genmatic di Jakarta, Rabu (4/3).

Riefky mengatakan perang geopolitik yang terjadi di Timur Tengah serta kawasan Eropa bisa berdampak pada perekonomian nasional yang juga akan berimbas pada kehidupan bermasyarakat.

Di industri ekraf, produk fashion, kuliner, kriya menjadi subsektor yang ekspornya cukup tinggi ke negara tersebut, sehingga pemerintah perlu mengantisipasi hal ini dengan melakukan kebijakan hilirisasi produk lokal.

Hilirisasi produk lokal diharapkan dapat meningkatkan produktivitas penjualan UMKM dan penyerapan ekonomi akan berputar kembali untuk masyarakat Indonesia.

Dengan dukungan dari pemerintah daerah, pusat dan juga swasta perbankan hingga akademisi serta asosiasi, ia berharap UMKM dan industri kreatif Indonesia bisa membantu kondisi perekonomian dalam mengantisipasi perang yang ada di Timur Tengah.

“Yang paling penting adalah bagaimana market dalam negeri ini tetap kita harus jaga, bagaimana market dalam negeri ini juga diisi oleh produk-produk, oleh brand-brand lokal kita, baik itu dari fashion, kuliner, dan kriya itu sebagai tiga yang utama, tetapi juga banyak subsektor-subsektor lainnya yang sekarang juga semakin menjadi tuan rumah di negeri sendiri,” kata Riefky.

Sistem pemasaran yang menjangkau seluruh kawasan Indonesia melalui platform digital dan juga pelatihan literasi digital juga dapat sebagai salah satu cara membangkitkan industri kreatif nasional, dan juga mengantisipasi efek dari kondisi geopolitik terhadap sektor kreatif.

Salah satunya dengan pelatihan yang dilakukan dan melalui program Emak-Emak Matic dan Genmatic berkolaborasi dengan platform belanja daring yang dapat menjangkau pelaku UMKM seluruh Indonesia.

Riefky berharap industri kreatif dan UMKM Indonesia dapat menjadi tulang punggung perekonomian nasional di tengah masa krisis. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Luar Negeri
PBB Mendesak Transpransi Je...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Pemprov Jabar Tolak Status Darurat Sampah, Pemkot Bandung Siapkan Opsi Alternatif Ini

Pemprov Jabar Tolak Status Darurat Sampah, Pemkot Bandung Siapkan Opsi Alternatif Ini

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.