Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Kondisi Ekonomi dan Politik Diharapkan Stabil di Tahun Pemilu

📅 Sabtu, 28 Okt 2023, 10:55 WIB | Oleh:
Kondisi Ekonomi dan Politik Diharapkan Stabil di Tahun Pemilu Doc: Istimewa
Ket. Direktur Keuangan Hana Bank, Seong Hyeok Mun (tengah) didampingi Direktur Eksekutif Charta Politika Indonesia, Yunarto Wijaya (kanan) dan Chief Economist Trimegah Securities, Fakhrul Fulvian (kiri) dalam acara Hana Bank Economic Outlook 2024 di Jakarta, baru-baru ini.

JAKARTA- Kondisi ekonomi dan politik pada 2024 diharaplam relatif stabil karena tingkat kepuasan masyarakat terhadap kinerja Pemerintah sangat tinggi. Tinginya kepercayaan publik itu menciptakan stabilitas di berbagai bidang, terutama bidang sosial, ekonomi, dan politik.

Demikian disampaikan Direktur Eksekutif Charta Politika Indonesia, Yunarto Wijaya saat menjadi pembicara dalam acara Hana Bank Economic Outlook 2024 di Jakarta, baru-baru ini.

"Saya kira, stabilitas nasional saat ini terjaga dengan baik. Pasca pandemi, tren pertumbuhan ekonomi Indonesia tetap terjaga, oleh karena itu masyarakat juga menilai kondisi saat ini baik-baik saja," kata Yunarto dalam even tahunan bertajuk "Economic Growth Projection, Beyond The Election".

Hal yang baik dalam indikator ekonomi makro adalah inflasi yang terkendali, sehingga meningkatkan antusias masyarakat untuk kembali berusaha.

Direktur Bisnis Hana Bank, Geoffry Nugraha dalam kesempatan itu mengatakan di tengah pemulihan ekonomi global, Indonesia sudah siap memasuki tahun politik. Bertepatan dengan itu, kepemimpinan beberapa Pemerintah daerah maupun pusat sudah berakhir, sehingga bersiap untuk menuju Pemilu serentak di tanah air.

"Tahun politik akan diwarnai dengan banyak ketidakpastian, sehingga perlu kejelian melihat berbagai tantangan perekonomian global di masa depan sebagai peluang yang baik," katanya.

Sementara itu, Chief Economist Trimegah Securities, Fakhrul Fulvian mengatakan banyak tantangan yang muncul menjelang akhir 2023 hingga awal 2024. Tantangan yang paling menonjol terutama terus meningkatnya suku bunga global. Sedangkan perekonomian dalam negeri akan ditentukan oleh penerapan kebijakan tersebut, pelaksanaan pemilu dan kelanjutan reformasi struktural.

"Kita harus menjaga optimisme, namun tetap waspada terhadap tantangan yang mungkin terjadi," kata Fakhrul.

Perebutan Likuiditas

Pada kesempatan lain, pengamat ekonomi dari Universitas Indonesia (UI), Eugenia Mardanugraha mengatakan, kenaikan suku bunga global makan memicu terjadinya perebutan likuiditas antar negara.

"Pemerintah harus menghitung dengan cermat berapa modal perintah dan swasta yang dapat digunakan dan dimana modal tersebut berada," ungkapnya.

Walaupun banyak modal milik pengusaha Indonesia yang ditempatkan di luar negeri, tetapi perlu upaya serius Pemerintah menarik penempatannya ke dalam negeri. Upaya tersebut dengan membangun sistem keuangan yang kuat dan aman, menaikkan suku bunga agar lebih menarik dan kompetitif serta menawarkan insentif agar pemilik modal swasta menarik dananya ke Indonesia.

Dihubungi terpisah, Direktur Indef, Tauhid Ahmad mengatakan ekonomi sampai akhir tahun dan kuartal pertama tahun depan akan sangat tergantung pada proses pemilu dan transisi kekuasaan. Jika pemilu dan transisi kekuasaan berlangsung dengan damai dan mulus maka ekonomi Indonesia akan relatif stablil.

"Semua tergantung pada proses pemilu dan transisi kekuasaan. Kalau akhir tahun akan ada Natal dan Tahun Baru, sehingga konsumsi masyarakat akan meningkat. Saya kira tidak ada yang membuat ekonomi lebih baik atau drop sampai akhir tahun ini," kata Tauhid.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Kesempatan Emas: UEA Buka 500 Lowongan untuk Pekerja Migran Indonesia

Kesempatan Emas: UEA Buka 500 Lowongan untuk Pekerja Migran Indonesia

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.