Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kementrans dan Kemenpar Jadikan Kawasan Barelang Kawasan Wisata Bahari Berbasis Kearifan Lokal

📅 Rabu, 18 Jun 2025, 13:22 WIB | Oleh:
Kementrans dan Kemenpar Jadikan Kawasan Barelang Kawasan Wisata Bahari Berbasis Kearifan Lokal Doc: antara foto
Ket. Menteri Transmigrasi (Mentrans) Muhammad Iftitah Sulaiman Suryanagara dan Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana.

JAKARTA - Kementerian Transmigrasi (Kementrans) menggandeng Kementerian Pariwisata (Kemenpar) untuk mengembangkan kawasan Batam, Rempang, dan Galang (Barelang) untuk menjadi pusat pertumbuhan ekonomi terintegrasi baru berbasis kearifan lokal dan pariwisata bahari.

“Kami ingin memperkenalkan potensi besar Barelang, terutama dari sisi wisata bahari,” kata Menteri Transmigrasi (Mentrans) Muhammad Iftitah Sulaiman Suryanagara di Jakarta, Rabu (18/6).

Ia menyatakan, kawasan pesisir dan kampung nelayan yang ada dapat dikembangkan menjadi kota pelabuhan (waterfront city) yang menarik.

Ia menuturkan, kawasan Barelang merupakan wilayah strategis karena posisinya yang berada dalam Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Kota Batam serta memiliki kekayaan sumber daya alam dan budaya.

“Kami tawarkan kawasan ini sebagai destinasi wisata baru, lengkap dengan pemandangan indah dan kearifan lokal,” ujar Iftitah.

Ia menyampaikan, dalam proyek percontohan (pilot project) di kawasan Barelang, pihaknya berkolaborasi dengan Kemenpar, Kementerian Pekerjaan Umum, dan BP Batam untuk mengintegrasikan pengembangan sektor pariwisata, industri kreatif, dan pertanian modern berbasis kawasan.

Kementrans juga siap mengirimkan 10 tim Ekspedisi Patriot yang terdiri dari 50 akademisi dari berbagai universitas nasional untuk mengidentifikasi potensi pengembangan ekonomi di kawasan Barelang.

“Kami ingin menciptakan pusat keramaian agar Barelang ramai dikunjungi. Bahkan kami sedang jajaki kemungkinan pembangunan hotel bintang tiga di sana. Tim dari ITB juga kami minta untuk meninjau potensi wisata bahari yang bisa dikembangkan,” ucapnya.

Dalam kerja sama tersebut, Kementerian Pariwisata akan memperkuat kapasitas masyarakat transmigrasi dan warga lokal agar mampu menjadi pelaku aktif dalam ekonomi lokal melalui pelatihan untuk mendukung kebutuhan industri pariwisata.

“Kami melihat kawasan transmigrasi punya potensi luar biasa jika dikelola secara tepat dan kolaboratif. Pariwisata bisa menjadi pintu masuk untuk memperkenalkan wajah baru transmigrasi ke dunia, sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujar Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana.

Ke depannya, Kementerian Transmigrasi akan mendorong model kolaborasi tersebut untuk diterapkan di kawasan transmigrasi lain di seluruh Indonesia sebagai bagian dari strategi transformasi transmigrasi menuju Indonesia Emas 2045.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Olahraga
Marquez Rebut Sprint MotoGP...
Advertisement
Cuaca Buruk, Kapal Virgo Transport Membawa 243 Orang Hilang Kontak di Laut Jawa

Cuaca Buruk, Kapal Virgo Transport Membawa 243 Orang Hilang Kontak di Laut Jawa

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.