Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Kemenekraf dan SOVLO Jajaki Kolaborasi untuk Angkat Karya Ilustrator Lokal

📅 Rabu, 14 Jan 2026, 17:10 WIB | Oleh:
Kemenekraf dan SOVLO Jajaki Kolaborasi untuk Angkat Karya Ilustrator Lokal Doc: ANTARA/HO-Kementerian Ekonomi Kreatif
Ket. Wakil Menteri Ekonomi Kreatif, Irene Umar, menerima audiensi dari jenama fesyen lokal SOVLO di Kantor Kementerian Ekraf, Jakarta, Selasa (13/1).

JAKARTA - Wakil Menteri Ekonomi Kreatif/Wakil Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Ekraf) Irene Umar menjajaki peluang kolaborasi strategis dengan jenama fesyen lokal SOVLO sebagai 'rumah' untuk mengangkat karya ilustrator lokal.

“SOVLO menyediakan kanvas bagi para ilustrator untuk mengomersialisasi karya mereka dan menjadi ‘rumah’ untuk berinteraksi lebih dekat dengan konsumen sekaligus membangun komunitas. Sinergi seperti ini perlu terus diperkuat agar berkelanjutan dan menghadirkan dampak yang saling timbal balik,” ujar Wamen Ekraf Irene dalam keterangan pers yang diterima di Jakarta, Rabu (14/1).

Kolaborasi antara kementerian dan SOVLO akan dilakukan baik dalam penguatan eskalasi bisnis maupun dukungan terhadap pameran seni tahunan Teras Inspirasi (Terasi) 2026.

SOVLO merupakan jenama fesyen lokal yang secara konsisten berkolaborasi dengan ilustrator Indonesia melalui peluncuran produk baru setiap bulan.

Mengusung semangat kebanggaan terhadap karya anak bangsa, SOVLO tidak hanya menampilkan ilustrasi pada produknya, tetapi juga menghadirkan informasi tentang sosok kreator di balik karya tersebut. Dengan pendekatan ini, konsumen diajak untuk tidak sekadar membeli produk, melainkan turut mendukung keberlanjutan ekonomi para ilustrator.

Semangat kolaborasi tersebut juga tercermin dalam rencana gelaran Teras Inspirasi (Terasi) 2026 yang mengusung tema ‘Grow Together’ sebagai perayaan enam tahun perjalanan SOVLO bersama para ilustrator dan konsumennya.

Tahun ini, Terasi berencana menghadirkan instalasi seni dari 60 ilustrator terkurasi serta pameran produk kolaborasi dengan sejumlah nama ternama seperti Dinda PS, Liunic, dan Darbotz. Pada penyelenggaraan sebelumnya, Terasi berhasil menarik lebih dari 24 ribu pengunjung.

Selain Terasi, pada 2026 SOVLO juga merencanakan program Rumah Ilustrator Lokal sebagai ruang belajar dan kolaborasi bagi ilustrator. Menanggapi rencana tersebut, Wamen Ekraf Irene menekankan pentingnya konsep program yang berorientasi pada penguatan kapasitas dan keberlanjutan ekosistem kreatif.

“Untuk program seperti Rumah Ilustrator Lokal, perlu dirancang aktivitas yang benar-benar dapat mengakselerasi para ilustrator agar naik kelas. Dari sisi pemerintah, kami siap menjembatani melalui dukungan edukasi dan kolaborasi dengan asosiasi-asosiasi DKV,” ujar Wamen Ekraf Irene.

Lebih lanjut, Staf Khusus Menteri Bidang Penguatan Ekosistem Ekraf dan Data, Jago Anggara, menjelaskan bahwa Kementerian Ekraf siap berperan aktif dalam memperluas jejaring kolaborasi SOVLO, baik dengan pelaku industri ritel maupun mitra strategis lainnya, guna memperkuat skala penyelenggaraan Terasi serta membuka peluang kerja sama lintas sektor.

“Untuk acara Terasi, kami dapat menjadi jembatan dalam mengoneksikan SOVLO dengan penyedia lokasi seperti pusat perbelanjaan, serta dengan jenama maupun IP mitra kami,” ujar Jago Anggara.

Sementara itu, Co-Founder SOVLO, Djohan, menegaskan komitmen jenamanya untuk terus menghadirkan dampak nyata bagi para ilustrator.

“Brand kami berangkat dari tujuan utama mengangkat karya ilustrator lewat kolaborasi dengan produk signature SOVLO. Tahun ini, kami menilai penjualan saja tidak cukup, sehingga kami memperkuat aktivasi, seperti melalui personalisasi dan kustomisasi, agar produk tidak hanya memberi eksposur, tetapi juga mensejahterakan para ilustrator,” ujar Djohan.

Melalui sinergi antara pemerintah dan pelaku industri kreatif seperti SOVLO, Kementerian Ekraf berharap ekosistem ilustrator lokal semakin tumbuh berkelanjutan, tidak hanya dari sisi eksposur karya, tetapi juga dari peningkatan nilai ekonomi dan penguatan posisi mereka di industri kreatif nasional. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Luar Negeri
Hendak Terbang, Warga AS Di...
Megapolitan
Seorang Tentara AS yang Ter...
Luar Negeri
Bantu Rumah Tangga, Jepang ...
Luar Negeri
Resmi Masuk DK PBB, Kirgist...
Luar Negeri
PBB Mendesak Transpransi Je...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.