Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Kemenekraf dan BSI Bantu Modal Usaha 50 Pegiat Ekraf Aceh Tamiang

📅 Selasa, 10 Mar 2026, 17:25 WIB | Oleh:
Kemenekraf dan BSI Bantu Modal Usaha 50 Pegiat Ekraf Aceh Tamiang Doc: ANTARA/HO-Kementerian Ekonomi Kreatif
Ket. Kementerian Ekraf, melalui Direktorat Pengembangan Akses Pendanaan, Pembiayaan dan Investasi, melaksanakan kegiatan Literasi Bisnis Ekonomi Kreatif dalam rangka Pemulihan Pasca Bencana di Kabupaten Aceh Tamiang, Aceh Tamiang, Jumat (6/3).

JAKARTA - Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif (Ekraf) bersama Bank Syariah Indonesia (BSI) mempercepat pemulihan ekonomi masyarakat terdampak banjir di Kabupaten Aceh Tamiang melalui penyaluran bantuan modal usaha serta paket sembako kepada 50 pelaku usaha ekonomi kreatif.

Bantuan melalui kegiatan “Literasi Bisnis Ekonomi Kreatif dalam Rangka Pemulihan Pascabencana” ini merupakan bentuk pemerintah hadir langsung untuk membantu masyarakat yang terdampak bencana sesuai dengan arahan presiden Prabowo Subianto terutama di Aceh.

Menindaklanjuti arahan tersebut, Deputi Bidang Pengembangan Strategis Ekonomi Kreatif, Cecep Rukendi, hadir langsung di Aceh Tamiang dan menyampaikan duka cita mendalam atas musibah banjir yang terjadi dengan skala lebih besar dari sebelumnya.

“Jika ini merupakan suatu bentuk kehadiran dan komitmen kementerian untuk bersama sama berjuang bangkit dari bencana, pada kesempatan ini tidak hanya bantuan secara materiil namun yang tidak kalah penting adalah bekal ilmu serta motivasi yang akan didapatkan oleh para peserta,” ungkap Cecep yang dikonfirmasi wartawan, di Jakarta, Selasa.

Sebagai bagian dari upaya pemulihan ekonomi pascabencana, bantuan modal usaha dengan total 125 Juta rupiah untuk 50 Pelaku Usaha kreatif dan paket sembako secara simbolis diberikan oleh Deputi Bidang Pengembangan Strategis Ekonomi Kreatif, Cecep Rukendi beserta jajaran, dan Area Micro & Pawning Manager BSI, Jasrun.

Kegiatan ini bertujuan membekali pelaku usaha ekonomi kreatif dengan keterampilan pengelolaan keuangan, penguatan manajemen usaha, serta akses terhadap pembiayaan. Program ini diharapkan dapat membantu pelaku usaha kembali menjalankan aktivitas produksi dan mempercepat kebangkitan ekonomi lokal pascabencana.

Kepala Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Aceh Tamiang, Muhammad Farij, menyampaikan apresiasi atas perhatian pemerintah pusat terhadap pemulihan ekonomi masyarakat di daerahnya.

“Kementerian Ekraf telah banyak memberikan perhatian di Aceh, seperti bantuan motivasi dan alat berupa kompor bagi pelaku kuliner beberapa waktu lalu. Pascabanjir ini, kementerian kembali hadir membawa motivasi dan pendanaan,” ujar Farij.

Ia juga turut mengapresiasi peran BSI serta berharap stimulan dan kegiatan pemberdayaan seperti ini dapat terus berlanjut di tahun-tahun mendatang guna membangkitkan kembali ekonomi Aceh Tamiang, termasuk melalui perluasan akses pembiayaan KUR.

Dukungan juga datang dari sektor perbankan. Area Micro & Pawning Manager BSI, Jasrun, menyampaikan komitmen BSI dalam mendampingi nasabah terdampak banjir.

“Komitmen BSI yang telah proaktif mendampingi nasabah sejak musibah banjir melanda pada 26 November lalu dan pihaknya telah memberikan relaksasi berupa penundaan pembayaran selama tiga bulan hingga Januari, yang disesuaikan dengan kondisi masing- masing nasabah,” ujar Jasrun.

Ia menambahkan bahwa BSI akan mengevaluasi kebijakan tersebut dan siap menambah jangka waktu relaksasi apabila diperlukan guna mengurangi beban biaya bulanan nasabah. Relaksasi ini diharapkan memberi ruang bagi pelaku usaha untuk menyusun strategi baru dan kembali bangkit.

Penyaluran bantuan ini merupakan hasil kolaborasi strategis antara Kementerian Ekraf dan Bank Syariah Indonesia (BSI) yang diharapkan menjadi stimulus awal untuk menggerakkan kembali roda produksi para pelaku usaha ekonomi kreatif di Aceh Tamiang pascabencana. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Luar Negeri
Hendak Terbang, Warga AS Di...
Megapolitan
Seorang Tentara AS yang Ter...
Luar Negeri
Bantu Rumah Tangga, Jepang ...
Luar Negeri
PBB Mendesak Transpransi Je...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.