Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Jaga Suasana Tetap Kondusif, Semua Pihak Diminta Tunggu Hasil 'Real Count'

📅 Kamis, 15 Feb 2024, 00:03 WIB | Oleh: Tim Redaksi
Jaga Suasana Tetap Kondusif, Semua Pihak Diminta Tunggu Hasil 'Real Count' Doc: ANTARA/GUSTI TANATI
Ket. GUNAKAN SISTEM NOKEN DI KABUPATEN JAYAWIJAYA I Warga pegunungan memberikan hak pilihnya pada Pemilu serentak 2024 Sistem Noken di Kampung Algoni, Distrik Piramid, Kabupaten Jayawijaya, Provinsi Papua Pegunungan, Rabu (14/2). Sebanyak 1.306.414Â orang masuk dalam daftar pemilih tetap di Provinsi Papua Pegunungan yang akan menggunakan hak pilih untuk memilih presiden dan wakil presiden, DPR, DPRD Provinsi, DPRD Kabupaten/Kota dan DPD.

JAKARTA - Pelaksanaan Pemilu 2024 yang aman dan damai akan meningkatkan kepercayaan investor berinvestasi di Indonesia. Menteri Koordinator bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, mengatakan berbagai hal yang terjadi sejak masa kampanye sampai dengan hari ini dipantau oleh dunia, dan mereka melihat pemilu di Indonesia aman.

Investor, kata Airlangga, di Jakarta, Rabu (14/2), menjadikan penyelenggaraan pemilu sebagai bahan pertimbangan sebelum memutuskan untuk berinvestasi di Indonesia, makanya banyak yang yang mengambil posisi wait and see terkait hasil Pemilu 2024.

"Terkait pertumbuhan ekonomi, adanya investasi menjadi penting. Nah, pelaku investasi ini wait and see mengenai hasil pemilu atau apakah pemilunya berjalan dengan lancar atau tidak," kata Airlangga.

Pelaksanaan pemilu yang aman membuat Indonesia dinilai sebagai negara yang bisa menjaga tata kelola pemerintahannya dengan baik. Hal tersebut karena hasil pemilu akan membentuk sebuah parlemen baru yang berperan sebagai pihak yang melaksanakan check and balance terhadap pemerintahan terpilih nanti.

Menahan Diri

Pengamat komunikasi politik dari UPN Veteran Jawa Timur, Zainal Abidin Achmad, yang diminta pendapatnya, mengatakan proses pemilu yang aman dan damai memang akan meningkatkan kepercayaan investor, namun semua pihak harus menahan diri sampai hasil hitungan resmi dari KPU keluar untuk menjaga iklim politik tetap kondusif.

"Sebagai negara berpenduduk paling banyak di Asia Tenggara, Indonesia selalu menjadi pasar yang menjanjikan bagi banyak investor. Adalah pemilu bersih dan jujur, bukan sekadar aman dan damai menjadi indikator bakal hadirnya investasi. Kita harus menunggu sampai proses real count selesai, dan menjamin tidak ada kecurangan pemilu," kata Zainal.

Semua pihak harus menahan diri melantangkan kemenangan untuk hindari konflik di bawah sebelum seluruh proses pemilu selesai.

Pada kesempatan lain, Peneliti Center of Economic and Law Studies (Celios), Yeta Purnama, menuturkan pemilu yang aman memang bisa menjadi salah satu faktor yang mempengaruhi kepercayaan investor untuk menanamkan modalnya di Indonesia.

Sebab itu menurut Yeta, penghitungan suara harus dikawal dan dipastikan berjalan dengan jujur dan transparan, sehingga menghasilkan keputusan yang bisa diterima dengan baik oleh semua pihak, terutama yang berkontestasi.

Kalau pihak yang kalah menerima dengan lapang dada, maka itu menandakan pesta demokrasi yang digelar berkualitas dan menghasilkan pemimpin yang kredibel dan dipercaya publik.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Luar Negeri
Pilpres Kolombia Diinterven...
Luar Negeri
PBB Mendesak Transpransi Je...
Luar Negeri
WHO Serukan Negara-Negara C...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Pemprov Jabar Tolak Status Darurat Sampah, Pemkot Bandung Siapkan Opsi Alternatif Ini

Pemprov Jabar Tolak Status Darurat Sampah, Pemkot Bandung Siapkan Opsi Alternatif Ini

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.