SST dan UMC Rilis Platform SuperFlash Gen 4 28nm untuk Pengontrol Otomotif
📅 Minggu, 18 Jan 2026, 20:10 WIB | Oleh: Haryo Brono
Doc: SST
JAKARTA — Silicon Storage Technology (SST), anak usaha Microchip Technology Inc., bersama United Microelectronics Corporation (UMC) mengumumkan penyelesaian kualifikasi sekaligus dimulainya produksi teknologi embedded SuperFlash® Gen 4 (ESF4) dengan kapabilitas otomotif Grade 1 pada platform proses foundry 28HPC+ milik UMC.
Peluncuran ini dilakukan seiring meningkatnya kebutuhan industri otomotif terhadap pengontrol kendaraan berperforma tinggi dan andal. Teknologi ESF4 dikembangkan SST melalui kemitraan strategis dengan UMC untuk meningkatkan performa dan keandalan memori non-volatil tertanam (embedded non-volatile memory atau eNVM) yang ditujukan bagi aplikasi otomotif.
Selain menghadirkan performa tinggi, solusi ESF4 juga menawarkan efisiensi manufaktur. Dibandingkan dengan teknologi eFlash 28nm High-k/Metal-Gate Stack (HKMG) dari foundry lain, ESF4 membutuhkan jumlah langkah masking tambahan yang lebih sedikit, sehingga memberikan keuntungan dari sisi biaya dan waktu produksi bagi pelanggan.
SST merekomendasikan pelanggan yang saat ini memproduksi pengontrol otomotif menggunakan platform ESF3 AG1 40nm untuk mulai mengeksplorasi platform ESF4 AG1 28nm dari UMC guna mendukung transisi ke node proses yang lebih maju.
Wakil Presiden Unit Bisnis Lisensi Microchip, Mark Reiten, mengatakan tuntutan industri otomotif yang semakin kompleks mendorong kebutuhan akan solusi yang efisien, cepat, dan memenuhi standar ketat.
Sebaiknya Anda baca juga:
“UMC dan SST menghadirkan solusi AG1 28nm yang andal dan siap digunakan untuk produksi desain pelanggan. Kolaborasi ini memungkinkan kami menjawab kebutuhan pasar yang terus berkembang dengan penawaran yang unggul secara teknis dan ekonomis,” ujarnya melalui keterangan tertulis pada hari Jumat (16/1).
Sementara itu, Wakil Presiden Pengembangan Teknologi UMC, Steven Hsu, menuturkan bahwa perkembangan kendaraan yang semakin terhubung dan otonom meningkatkan kebutuhan akan penyimpanan data yang andal serta kemampuan pembaruan data berkapasitas besar.
“Kolaborasi dengan SST memungkinkan kami menghadirkan solusi ESF4 yang terintegrasi pada platform 28HPC+ yang telah digunakan secara luas. Hal ini membantu pelanggan memanfaatkan portofolio IP yang komprehensif sekaligus beralih ke node proses yang lebih canggih,” kata Hsu.
Sebaiknya Anda baca juga:
Adapun metrik utama kinerja dan keandalan SuperFlash ESF4 AG1 pada platform UMC 28HPC+ antara lain telah memenuhi kualifikasi Automotive Electronics Council (AEC) Q-100 Grade 1 dengan rentang suhu operasi -40°C hingga 150°C, waktu akses baca di bawah 12,5 nanodetik, daya tahan lebih dari 100 ribu siklus, serta retensi data lebih dari 10 tahun pada suhu 125°C. Teknologi ini juga hanya memerlukan error correction code (ECC) satu bit.
UMC dan SST menyebutkan, kualifikasi makro 32 Mb pada kondisi otomotif Grade 1 menunjukkan hasil tanpa kegagalan bit, bahkan tanpa penerapan ECC, dengan yield puncak mencapai 100%.
Seiring meningkatnya volume pengiriman pengontrol otomotif dari tahun ke tahun, integrasi eNVM berperforma tinggi dan andal menjadi krusial untuk mendukung penyimpanan kode serta data di dalam pengontrol. Solusi ESF4 dirancang untuk mendukung kebutuhan tersebut, termasuk aplikasi yang memerlukan pembaruan firmware berkapasitas besar melalui over-the-air (OTA).
Terkait harga dan ketersediaan, SST menyatakan pelanggan dapat menghubungi perwakilan penjualan regional atau mengakses situs resmi perusahaan untuk memperoleh informasi lebih lanjut. Informasi terkait teknologi dan penawaran UMC juga tersedia melalui situs resmi UMC.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!