Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemprov DKI dan PLN Perbarui Kerja Sama Listrik Kepulauan Seribu

📅 Jumat, 06 Feb 2026, 21:00 WIB | Oleh:
Pemprov DKI dan PLN Perbarui Kerja Sama Listrik Kepulauan Seribu Doc: Pemprov DKI Jakarta
Ket. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta bersama PT PLN Unit Induk Distribusi Jakarta Raya (UID Jaya) resmi menandatangani pembaruan kerja sama pemeliharaan, pembangunan, dan pengembangan infrastruktur ketenagalistrikan di Kabupaten Administrasi Kepulauan Seribu.

JAKARTA - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta bersama PT PLN Unit Induk Distribusi Jakarta Raya (UID Jaya) resmi menandatangani pembaruan kerja sama pemeliharaan, pembangunan, dan pengembangan infrastruktur ketenagalistrikan di Kabupaten Administrasi Kepulauan Seribu. Kerja sama ini merupakan pembaruan dari perjanjian sebelumnya yang diteken pada 2019.

Penandatanganan dilakukan sebagai upaya meningkatkan kualitas pelayanan listrik bagi masyarakat Kepulauan Seribu. Selain itu, pembaruan kerja sama ini diarahkan untuk mendukung pengembangan wilayah kepulauan sebagai destinasi pariwisata unggulan.

Sekretaris Daerah Provinsi DKI Jakarta, Uus Kuswanto, menyampaikan bahwa kerja sama tersebut merupakan bentuk kehadiran pemerintah dalam memenuhi kebutuhan dasar warga. Menurutnya, kelistrikan menjadi faktor penting dalam mendorong pembangunan wilayah kepulauan.

"Saya atas nama Pemprov DKI Jakarta mengucapkan terima kasih atas penandatanganan nota kesepahaman atau kerja sama ini. Hal ini menunjukkan bahwa pemerintah hadir di tengah masyarakat," ujar Uus di Balai Agung, Balai Kota Jakarta, Jumat (6/2).

Uus menjelaskan, ketersediaan listrik yang andal tidak hanya dibutuhkan oleh warga, tetapi juga menjadi penopang utama pengembangan sektor pariwisata. Pemprov DKI menargetkan Kepulauan Seribu masuk dalam jajaran destinasi wisata unggulan nasional.

Menurut Uus, penguatan infrastruktur ketenagalistrikan akan berdampak langsung terhadap peningkatan indeks kota global Jakarta. Sebagai kota global, Jakarta dituntut memiliki fasilitas dan layanan publik yang berstandar tinggi, termasuk di wilayah kepulauan.

"Jika seluruh infrastruktur ketenagalistrikan di Kepulauan Seribu terpenuhi dan sektor pariwisata berjalan dengan baik, hal itu akan berdampak pada penilaian indeks Jakarta," jelasnya.

Pembaruan kerja sama ini mencakup penyusunan kajian rencana pengembangan kelistrikan untuk periode 2026–2030. Selain itu, disusun pula rencana umum dan implementasi program ketenagalistrikan secara terintegrasi.

Ruang lingkup kerja sama meliputi pemeliharaan, pembangunan, serta pengembangan infrastruktur ketenagalistrikan secara komprehensif. Infrastruktur tersebut mencakup pendistribusian tenaga listrik, pembangunan kabel listrik, gardu Jaringan Tegangan Menengah (JTM), gardu distribusi, gardu hubung, hingga Jaringan Tegangan Rendah (JTR).

Kerja sama juga mencakup penyediaan lahan dan sarana pendukung pembangunan kelistrikan. Termasuk di dalamnya pengembangan Energi Baru Terbarukan (EBT) serta pemeliharaan preventif dan korektif terhadap infrastruktur yang telah terpasang.

Perjanjian kerja sama ini berlaku selama lima tahun sejak tanggal penandatanganan. Selama periode tersebut, kedua pihak berkomitmen melakukan pengawasan dan evaluasi secara berkala.

General Manager PT PLN UID Jaya, Moch. Andy Adchaminoerdin, mengatakan kerja sama ini tidak hanya fokus pada pembangunan, tetapi juga pengoperasian dan pemeliharaan infrastruktur kelistrikan. Ia menyebut sebagian besar aset kelistrikan di Kepulauan Seribu merupakan milik Pemprov DKI.

"Karena itu, kerja sama ini sebenarnya sudah pernah dilakukan sebelumnya. Pembaruan ini sekaligus menambah sejumlah item yang akan dikembangkan," kata Andy.

Sebagai tindak lanjut, PLN akan melakukan penguatan sistem kelistrikan agar lebih andal menopang pertumbuhan ekonomi. Andy mengungkapkan, kapasitas kabel listrik yang ada saat ini belum sepenuhnya memadai.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar

Serius Ada Cadangan Beras 4,8 Juta Ton? Kok Beras Tetap Mahal

49 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Nasional
Serius Ada Cadangan Beras 4...

Tak Dijamin JKN, Bisa Masuk Program Berani

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Tak Dijamin JKN, Bisa Masuk...

Kasus Kapal Virgo, Empat Tersangka Ditetapkan

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Kasus Kapal Virgo, Empat Te...
Advertisement
Impor Solar Indonesia Resmi Berhenti, Ternyata Ini Dampak Kebijakan B50

Impor Solar Indonesia Resmi Berhenti, Ternyata Ini Dampak Kebijakan B50

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.