Dispar Kalsel Tingkatkan Kapasitas Pokdarwis
📅 Jumat, 23 Mei 2025, 01:30 WIB | Oleh: Alfred
Doc: ANTARA/HO-Medcen Kalsel
BANJARMASIN - Dinas Pariwisata Provinsi Kalimantan Selatan (Dispar Kalsel) meningkatkan kapasitas pengelola kelompok sadar wisata (pokdarwis) mengenai kemampuan bercerita (story telling) melalui bimbingan teknis.
Sekretaris Dispar Provinsi Kalsel Tanwiriah dikonfirmasi Banjarmasin, Kamis (22/5), mengatakan kegiatan tersebut menyasar pokdarwis di Kota Banjarbaru, Ibu Kota Provinsi Kalsel.
Dia menjelaskan Kota Banjarbaru memiliki pokdarwis yang sudah maju dan bisa dikembangkan untuk menarik minat kunjungan wisatawan, terutama mancanegara.
Ia menyebutkan salah satu Kampung Pejabat yang mampu mengemas berjualan jamu dengan menarik bagi wisatawan untuk berkunjung ke Kota Banjarbaru
"Kita ingin mengajarkan pokdarwis teknik mengemas dan menyampaikan cerita yang baik tentang sejarah Kampung Pejabat dan cara membuat jamu tradisional sebagai salah satu upaya menarik kunjungan wisatawan nasional maupun internasional,” katanya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Kota Banjarbaru juga memiliki destinasi wisata menarik lain, seperti Desa Pumpung sebagai tempat pendulangan intan di Kalsel dan Kampung Purun sebagai tempat perajin purun khas Kalsel.
Tanwiriah mengharapkan, pokdarwis juga mampu menceritakan dan mengedukasi wisatawan terkait dengan proses pendulangan dan membuat kerajinan purun, serta sejarah dari desa setempat.
Ia menginginkan Dinas Pemuda, Olahraga, Kebudayaan, dan Pariwisata Kota Banjarbaru bisa meneruskan upaya Dispar Provinsi Kalsel meningkatkan kompetensi pokdarwis di daerah dengan sebutan "Kota Idaman" tersebut.
Sebaiknya Anda baca juga:
Kepala Seksi Pengembangan dan Pembinaan Destinasi Pariwisata Disporabudpar Kota Banjarbaru Silfiana Wahidah Hilmi mengapresiasi kegiatan Bimtek Story Telling diinisiasi Dispar Provinsi Kalsel.
Dia berkomitmen melanjutkan upaya dilakukan Dispar Provinsi Kalsel dengan melaksanakan pembinaan dan pemantauan secara rutin.
“Pariwisata di Kota Banjarbaru tumbuh pesat, semenjak menjadi ibu kota Provinsi Kalsel serta memiliki 16 pokdarwis dan 38 destinasi wisata pada 2025,” ujarnya.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!