BGN: Jumlah Penerima Makan Bergizi Gratis Mencapai 5,5 Juta
📅 Senin, 30 Jun 2025, 17:20 WIB | Oleh: Ilham Sudrajat
Doc: Gerindra-bali
JAKARTA - Jumlah penerima manfaat Program Makan Bergizi Gratis (MBG) tercatat sebanyak 5.582.470 orang. Adapun Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), Badan Gizi Nasional (BGN) menyebut terdapat 1.861 di seluruh Indonesia.
"Kategori sasaran penerima manfaat MBG terdiri atas tingkat PAUD, TK, dan Raudatul Atfal dengan total 321.702 siswa. Kemudian tingkat SD-MI atau sederajat totalnya 2.400.183 siswa," kata Juru Bicara BGN Redy Hendra Gunawan dalam keterangannya, di Jakarta, Senin (30/6).
Redy menambahkan, untuk penerima manfaat di tingkat SMP atau sederajat sebanyak 1.534.442 siswa. Sedangkan tingkat SMA/sederajat mencakup 1.169.979 siswa.
"Kemudian, untuk di pondok pesantren totalnya mencakup 27.760, Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat -PKBM-. Dan Sekolah Luar Biasa 10.319 siswa, sedangkan seminari 802 siswa," ujar dia.
Sedangkan untuk ibu hamil mencakup 15.780 orang, ibu menyusui 26.504 orang, dan balita sebanyak 74.999. Selama tujuh hari ke belakang, ada penambahan penerima manfaat sejumlah 373.531 orang.
Sebaiknya Anda baca juga:
BGN juga mengapresiasi adanya penambahan 253 kelembagaan ekonomi lokal, yang terdiri atas koperasi, Badan usaha milik desa (Bumdes). Serta UMKM yang sudah menyuplai bahan baku ke SPPG.
"Sebanyak 75.325 orang terlibat di dalam program MBG sebagai personel di SPPG. Jumlah ini bertambah 2.804 orang dari pekan lalu," ucap dia.
Redy menegaskan, MBG adalah infrastruktur sosial yang menggerakkan banyak lini sekaligus. Baik kesehatan, pendidikan, sekaligus menggerakkan ekonomi masyarakat bagi anak-anak.
Sebaiknya Anda baca juga:
Bagi anak-anak, data menunjukkan sudah ada dampak awal yang positif, yakni tampak peningkatan status gizi setelah intervensi MBG. Selama libur sekolah, BGN tetap mendistribusikan MBG bagi siswa dengan jadwal pengiriman ke sekolah yang dilakukan setiap hari Senin dan Kamis.
"BGN akan tetap mendistribusikan MBG tanpa terpengaruh jadwal libur sekolah, distribusi MBG akan tetap dilakukan selama enam hari. Sedangkan untuk frekuensi dilakukan pengiriman di hari Senin dan Kamis, dengan kombinasi berupa makanan siap santap dan makanan dalam kemasan," tutur dia.
Ia menjelaskan, jenis paket MBG selama hari libur sekolah berupa kombinasi. Yakni makanan siap santap yang dikirimkan pada hari Senin, beserta makanan paket dalam kemasan untuk dikonsumsi pada hari Selasa dan Rabu.
"Kemudian di hari Kamis, kami mendistribusikan lagi makan siap santap. Dan pada hari Kamis diberikan paket makanan dalam kemasan untuk hari Jumat dan Sabtu," ujar dia. ils/I-1
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!