Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
pasang iklan di koran jakarta
Ads

Peringatan 98 Tahun Sumpah Pemuda: Mengenang, Menjaga, dan Mewujudkan Makna Sumpah Pemuda.

28 Rabu, 28 Okt 2026, 16:58 WIB | Oleh:

Semangat Sumpah Pemuda harus bergerak dari ruang seremoni menuju ruang pengabdian. Menghubungkan Nasionalisme dengan Keadilan Sosial Nasionalisme yang sehat tidak hanya ditunjukkan melalui kebanggaan terhadap simbol-simbol negara, tetapi juga melalui tanggung jawab terhadap kehidupan sesama warga bangsa.

Mencintai Indonesia berarti ikut menjaga tanah air, menghormati kebudayaan nasional, menaati konstitusi, dan berkontribusi dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Dalam konteks pembangunan, nasionalisme juga menuntut pengelolaan sumber daya alam untuk sebesar-besar kemakmuran rakyat sebagaimana diamanatkan Pasal 33 UUD 1945.

Indonesia memiliki kekayaan alam di daratan, lautan, dan berbagai potensi ekonomi lainnya. Kekayaan tersebut semestinya menjadi modal penting untuk memperluas kesempatan kerja, meningkatkan pendapatan masyarakat, serta membiayai pelayanan publik.

Pemerintah, dunia usaha, perguruan tinggi, organisasi masyarakat, lembaga keagamaan, dan generasi muda perlu membangun kolaborasi yang terarah.

Pendekatan pembangunan yang berbasis kebutuhan rumah tangga dan komunitas warga patut diperkuat agar manfaat pertumbuhan ekonomi semakin dirasaka masyarakat. Dengan demikian, semangat kebangsaan tidak berhenti pada persatuan politik, tetapi berkembang menjadi solidaritas ekonomi dan tanggung jawab sosial.

Sumpah Pemuda dan Tanggung Jawab Generasi Menuju Indonesia Emas 2045

Indonesia akan memperingati satu abad kemerdekaannya pada tahun 2045. Momentum tersebut menghadirkan harapan besar untuk membangun negara yang maju, berdaulat, adil, dan sejahtera. Namun, Indonesia Emas tidak akan terwujud hanya melalui optimisme dan slogan.
Diperlukan kebijakan publik yang konsisten, tata kelola pemerintahan yang baik, pemberantasan korupsi, pendidikan berkualitas, penguatan ekonomi produktif, serta perlindungan sosial yang berkelanjutan.

Generasi muda mempunyai peranan strategis dalam perjalanan tersebut. Mereka harus memperoleh kesempatan pendidikan, pelatihan keterampilan, pekerjaan yang layak, dan ruang partisipasi dalam pengambilan keputusan publik. Pada saat yang sama, generasi muda perlu menumbuhkan integritas, disiplin, semangat kerja keras, dan kepedulian terhadap kepentingan bangsa. Jika generasi 1928 mampu menyatukan keberagaman untuk memperjuangkan kemerdekaan, generasi 2026 harus mampu menggerakkan keberagaman untuk memperjuangkan kemajuan dan kesejahteraan.Inilah kesinambungan sejarah yang perlu dijaga.

Penutup: Satu Tanah Air, Satu Bangsa, Satu Bahasa, Satu Cita-Cita Kesejahteraan

Peringatan 98 Tahun Sumpah Pemuda harus menjadi momentum refleksi nasional.Kita mengenang keberanian para pemuda 1928 yang melampaui batas-batas kedaerahan untuk membangun identitas Indonesia.

Kita menjaga warisan tersebut dengan merawat persatuan, menghormati keberagaman, dan menolak segala bentuk diskriminasi yang merendahkan martabat manusia.
Selanjutnya, kita mewujudkan maknanya melalui kerja nyata untuk membangun Indonesia yang berdaulat, demokratis, adil, makmur, dan sejahtera.

Sumpah Pemuda telah mengajarkan bahwa bangsa besar lahir dari keberanian menyatukan kehendak.Kini, hampir satu abad kemudian, tantangan kita adalah menyatukan kekuatan bangsa untuk menghadirkan kesejahteraan bagi seluruh rakyat.

Jika Sumpah Pemuda 1928 adalah ikrar untuk menjadi satu bangsa, maka semangat Sumpah Pemuda 2026 harus menjadi komitmen bersama untuk memastikan bahwa seluruh anak bangsa memperoleh kesempatan hidup yang bermartabat dan sejahtera. 

Dari persatuan menuju kemerdekaan. Dari kemerdekaan menuju keadilan. Dari keadilan menuju kesejahteraan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. Itulah makna Sumpah Pemuda yang harus terus hidup dari generasi ke generasi.*

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Ekspor Tembus 4,85 Miliar Dolar AS, UGM Dorong Teknologi Hijau Industri Kulit
    Ekspor kulit tembus 4,85 miliar dolar AS, UGM ...
  • GrabMart Catat Lonjakan Pesanan Dini Hari, Strategi Pemasaran Brand Perlu Berubah
    Banyak sekarang pekerja kantoran sampe rumah malam, lalu ...
  • Polisi Jambi Tangkap Tiga Pelaku Pembobol Pipa Pertamina
    percayalah pencurian tidak akan terjadi kalau biaya hidup ...
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Ekonomi
Jangan Cuma Banjiri Kredit,...
Ekonomi
Pascabencana, UMKM Dituntut...
Daerah
Porprov Jateng Memakan Korb...
Megapolitan
Pemkab Tangerang Terima Hib...

24 Arena Sudah Siap Digunakan untuk Forprov

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
24 Arena Sudah Siap Digunak...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Satu Orang Jadi Tersangka Kebakaran TPA Supit Urang Malang

Satu Orang Jadi Tersangka Kebakaran TPA Supit Urang Malang

28 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.