Menhut Ungkap Situasi Karhutla Berangsur Membaik
Rabu, 28 Okt 2026, 17:20 WIB | Oleh: Ilham Sudrajat
Doc: Kementerian Kehutanan
JAKARTA - Menteri Kehutanan, Raja Juli Antoni menyebut volume kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kini membaik dibandingkan tiga minggu sebelumnya. Program Bantuan Presiden (Banpres) sebesar Rp125 miliar untuk penanganan karhutla dinilai turut andil memperbaiki keadaan tersebut.
Ia mengatakan kondisi Jambi saat ini sudah jauh lebih baik. “Alhamdulillah, keadaan Jambi jauh lebih baik ketimbang tiga minggu lalu ketika saya datang ke sini,” ujar Raja Juli, Selasa (27/10), dikutip laman resmi Kementerian Kehutanan.
Berdasarkan pemantauan Sistem Pemantauan Karhutla (SiPongi) Kementerian Kehutanan (Kemenhut), saat pemantauan tidak terdeteksi titik panas dengan tingkat kepercayaan tinggi. Namun, pemeriksaan langsung masih menemukan indikasi kebakaran di dua lokasi yang membutuhkan penanganan lanjutan.
Raja Juli mengatakan, prakiraan hujan hingga dua November 2026 dapat dimanfaatkan untuk memperkuat pembasahan dan pendinginan lahan. Setelah periode tersebut, patroli gabungan akan ditingkatkan untuk mencegah munculnya titik api baru, terutama di kawasan rawan kebakaran dan lahan gambut.
Bantuan Presiden sebesar Rp125 miliar disalurkan dalam dua tahap, yakni Rp85 miliar tahap pertama dan Rp40 miliar tahap kedua. Dana tersebut diberikan kepada Pemerintah Provinsi Jambi dan delapan pemerintah kabupaten untuk mendukung penanganan serta kesiapsiagaan menghadapi karhutla.
“Alhamdulillah, Bapak Presiden mempunyai perhatian khusus kepada masyarakat Jambi. Sudah dua kali turun Banpres,” kata dia.
Menhut meminta pemerintah daerah menggunakan bantuan tersebut secara tepat sasaran, transparan, dan akuntabel. Koordinasi dengan aparat penegak hukum sejak tahap perencanaan juga diperlukan untuk memastikan pelaksanaannya sesuai ketentuan.
Selain untuk mendukung pemadaman, bantuan dapat digunakan untuk memperkuat kesiapsiagaan daerah. Dukungan tersebut mencakup penyediaan peralatan dan sarana pencegahan agar petugas lebih siap menghadapi potensi kebakaran.
Gubernur Jambi, Al Haris mengapresiasi bantuan pemerintah pusat yang membantu mengatasi kendala operasional petugas di lapangan. Kendala tersebut antara lain keterbatasan peralatan dan biaya untuk menangani kebakaran.
“Alhamdulillah, dengan adanya bantuan presiden pada kami, saya ingatkan tidak ada lagi keragu-raguan rekan-rekan bekerja,” ujar Al Haris.
Ia kemudian mengatakan dukungan tersebut memperkuat kerja bersama pemerintah daerah, TNI, Polri, BNPB, Manggala Agni, dan masyarakat.
“Tinggal kita bekerja memastikan bahwa api di Jambi tidak ada lagi. Berkat dukungan semua pihak api di Jambi sudah mulai landai hari ini,” kata dia.
Menhut Raja Juli menekankan bahwa penanganan karhutla membutuhkan konsistensi operasi lapangan dan keterlibatan masyarakat. Pemerintah pusat dan daerah bersama unsur terkait akan melanjutkan upaya pencegahan, pemadaman, pembasahan, serta patroli hingga kondisi dinyatakan aman. ils/I-1
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!