Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
pasang iklan di koran jakarta
Ads

Ramadan Insight 2027: Telkomsel Enterprise Bantu Brand Temukan Momen Emas di Setiap Ritme Ramadan.

28 Rabu, 28 Okt 2026, 18:32 WIB | Oleh:
Ramadan Insight 2027: Telkomsel Enterprise Bantu Brand Temukan Momen Emas di Setiap Ritme Ramadan. Ramadan Insight 2027: Telkomsel Enterprise Bantu Brand Temukan Momen Emas di Setiap Ritme Ramadan. Doc: Telkomsel
Ket. Telkomsel Enterprise melalui solusi DigiAds membantu agency, advertiser, dan brand menyusun kampanye ramadan yang lebih relevan.

Meski Ramadan 2027 masih beberapa bulan lagi, agency, advertiser, dan brand perlu mulai mempersiapkan strategi kampanye sejak sekarang. Ramadan Insight 2027 menunjukkan bahwa konsumen Indonesia diperkirakan semakin selektif dalam menentukan produk dan brand pilihannya. Namun, peluang pertumbuhan selama Ramadan tetap besar karena kebutuhan pada berbagai kategori, seperti fashion, FMCG, perjalanan, dan kebutuhan Idulfitri, tetap tinggi.

Kondisi tersebut membuat persaingan tidak lagi hanya ditentukan oleh seberapa sering brand terlihat. Brand perlu memastikan kehadirannya relevan dengan kebutuhan konsumen yang terus berubah, mulai dari fase adaptasi pada awal Ramadan, momen buka puasa bersama dan silahturahmi, hingga perjalanan mudik menjelang Idulfitri.

Temuan tersebut menjadi sorotan utama dalam whitepaper Ramadan Insight 2027: Reading the Rhythms of Ramadan yang diluncurkan Telkomsel Enterprise melalui solusi DigiAds. Berdasarkan telco insight Telkomsel, Ramadan bukanlah satu momentum yang seragam. Sepanjang 30 hari Ramadan, konsumen bergerak dalam tiga ritme berbeda yang menghadirkan peluang bagi setiap industri untuk memenangkan perhatian secara lebih relevan.

20261028183012_Telkomsel-Hadirkan-Whitepaper-DigiAds-Ramadan-Insight-2027_3.jpg.jpeg

10 hari pertama menjadi Momen Beradaptasi dan Mencari Inspirasi. Konsumen aktif menggunakan di tengah fase penyesuaian rutinitas sahur, berbuka, dan beribadah. Trafik seluler saat sahur meningkat 77%, trafik layanan video dan streaming tumbuh 38%, sedangkan konsumsi konten religi naik 63% dibandingkan hari biasa. Pola ini membuka peluang bagi brand untuk hadir dengan konten dan pesan yang relevan, sehingga dapat membangun kedekatan emosional sekaligus menjadi bagian dari rutinitas baru konsumen selama Ramadan.

Memasuki Momen Bersosialisasi dan Berbelanja pada 10 hari kedua, perhatian beralih ke kegiatan buka puasa bersama serta persiapan kebutuhan keluarga dan Idulfitri. Penggunaan aplikasi transportasi meningkat 58%, aplikasi kebutuhan sehari-hari dan ritel tumbuh 32%, sedangkan kunjungan ke pusat perbelanjaan naik 19%. Sebanyak 88% konsumen yang berbelanja kebutuhan Ramadan juga masih memilih datang langsung ke toko fisik. Hal ini menegaskan pentingnya kampanye yang menghubungkan interaksi digital dengan kunjungan ke gerai fisik untuk memastikan pembelian tidak beralih ke brand lain.

Pada Momen Mudik dan Berkumpul di 10 hari terakhir, kebutuhan konsumen bergeser ke persiapan perjalanan dan kebersamaan dengan keluarga. Akses terhadap aplikasi perjalanan meningkat 32%, sementara 73% pemudik tercatat singgah di rest area untuk beristirahat, beribadah, dan makan. Bagi brand, fase ini menghadirkan peluang untuk hadir melalui informasi dan penawaran yang relevan di sepanjang perjalanan konsumen.

Dengan memahami ketiga ritme tersebut, agency, advertiser, dan brand dapat menentukan pesan, kanal, serta waktu tayang yang paling sesuai untuk setiap fase, bukan sekadar menambah jumlah iklan. Hasilnya, kampanye dapat menjadi lebih tepat sasaran dan efisien, dengan menghadirkan informasi serta penawaran yang lebih relevan bagi konsumen.

20261028183057_Telkomsel-Whitepaper.jpg

VP Corporate Innovation, Sustainability, Marketing, and Digital Advertising Telkomsel, Mia Melinda, mengatakan, “Brand yang menang di Ramadan bukan yang paling lantang, melainkan yang paling memahami ritme konsumennya. Kebutuhan konsumen pada awal Ramadan sangat berbeda dengan kebutuhan mereka menjelang Idulfitri. Melalui solusi DigiAds dari Telkomsel Enterprise, kami membantu agency, advertiser, dan brand membaca perubahan tersebut agar kampanye dapat dirancang lebih tepat sasaran dan memberikan hasil bisnis yang lebih baik.”

Telkomsel DigiAds menghadirkan rangkaian solusi iklan Ramadan 2027 untuk membantu brand membangun relevansi di setiap momen pelanggan, mulai dari pesan kontekstual ketika konsumen mencari inspirasi, komunikasi berbasis lokasi yang menghubungkan interaksi digital dengan kunjungan ke toko, integrasi brand dalam tayangan spesial Ramadan di MAXStream, hingga kehadiran di titik perjalanan mudik. Salah satu penerapannya, dalam solusi Contextual Messaging pada momen yang relevan tercatat mampu meningkatkan rasio klik hingga 2,6 kali lipat.

Temuan ini dipaparkan dalam forum Ramadan Insight 2027: The Rhythms of Ramadan yang digelar pada 16 Oktober 2026 di Jakarta. Forum tersebut mempertemukan agency, advertiser, brand, dan praktisi industri, dengan menghadirkan pembicara expert dari Telkomsel, Meta, Nestlé, dan WPP.

“Dengan insight yang kuat dan eksekusi yang tepat, brand dapat hadir bukan sebagai distraksi, tetapi sebagai bagian yang relevan dari perjalanan konsumen. Inilah wujud Telkomsel Melayani Sepenuh Hati, dengan membantu bisnis tumbuh sekaligus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” tutup Mia.

Seluruh insight disusun dari data yang telah diolah secara agregat dan dianonimkan, tanpa mengidentifikasi pelanggan secara personal, sesuai prinsip perlindungan data pribadi yang diterapkan Telkomsel. Pelaku usaha, pemilik merek, dan agensi dapat mempelajari temuan serta rekomendasi selengkapnya dengan mengunduh DigiAds Ramadan Insight 2027: Reading the Rhythms of Ramadan melalui tsel.id/ramadanwhitepaper2027-news.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Ekspor Tembus 4,85 Miliar Dolar AS, UGM Dorong Teknologi Hijau Industri Kulit
    Ekspor kulit tembus 4,85 miliar dolar AS, UGM ...
  • GrabMart Catat Lonjakan Pesanan Dini Hari, Strategi Pemasaran Brand Perlu Berubah
    Banyak sekarang pekerja kantoran sampe rumah malam, lalu ...
  • Polisi Jambi Tangkap Tiga Pelaku Pembobol Pipa Pertamina
    percayalah pencurian tidak akan terjadi kalau biaya hidup ...
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Ekonomi
BEI Gelar RUPSLB 2026, Peme...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Satu Orang Jadi Tersangka Kebakaran TPA Supit Urang Malang

Satu Orang Jadi Tersangka Kebakaran TPA Supit Urang Malang

28 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.