Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
pasang iklan di koran jakarta
Ads

Kemenhub akan Inspeksi 23 Ribu Kendaraan Jelang Nataru 2026/2027

28 Rabu, 28 Okt 2026, 17:25 WIB | Oleh:
Kemenhub akan Inspeksi 23 Ribu Kendaraan Jelang Nataru 2026/2027 Kemenhub akan Inspeksi 23 Ribu Kendaraan Jelang Nataru 2026/2027 Doc: Dokumentasi Kementerian Perhubungan
Ket. Direktur Jenderal Perhubungan Darat, Aan Suhanan (kedua dari kanan)

JAKARTA – Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menyiapkan strategi pengaturan mobilitas masyarakat menghadapi libur Natal 2026 dan Tahun Baru 2027 (nataru). Persiapan tersebut mencakup pemeriksaan kendaraan, terminal,titik rawan kecelakaan, serta koordinasi lintas instansi untuk menjaga keselamatan perjalanan masyarakat.

Direktur Jenderal Perhubungan Darat, Aan Suhanan, menyampaikan persiapan tersebut dalam Rapat Koordinasi Evaluasi Natal 2025 dan Tahun Baru 2026. Kegiatan yang berlangsung di Kantor Kemenhub itu sekaligus membahas persiapan penyelenggaraan angkutan nataru.

"Puncak arus pergerakan orang pra Natal diprediksi jatuh pada tanggal 23-24 Desember 2026. Sementara pasca Natal diprediksi pada tanggal 27-28 Desember 2026," ujar Dirjen Aan di Kantor Kementerian Perhubungan, Jakarta Pusat, Selasa (27/10).

Sementara itu, puncak pergerakan masyarakat menjelang Tahun Baru 2027 diperkirakan berlangsung pada 30–31 Desember 2026. Adapun arus setelah Tahun Baru diprediksi mencapai puncaknya pada 3–4 Januari 2027, sehingga pengaturan lalu lintas perlu dipersiapkan.

"Di sektor perhubungan darat, kita akan memastikan kesiapan angkutan orang dengan dilakukan rampcheck di antaranya bus AKAP dan pariwisata. Akan dilakukan pemeriksaan pengemudi, kesiapan terminal, pemetaan titik rawan kecelakaan dan titik rawan kemacetan, serta pengawasan kendaraan angkutan barang," kata dia.

Aan menegaskan, pengelolaan mobilitas selama periode Nataru membutuhkan koordinasi dengan berbagai pihak. Termasuk TNI, Korlantas Polri, Kementerian Pekerjaan Umum, BMKG, pengelola jalan tol, serta pemerintah daerah.

"Kita perlu mengantisipasi lonjakan mobilitas yang berpotensi meningkatkan kepadatan pada ruas jalan utama, kawasan industri, terminal, stasiun, pelabuhan dan bandara. Harus dilakukan pemetaan titik rawan dan skema pengalihan arus dengan keselamatan menjadi prioritas utama," ucap dia.

Sementara itu, Direktur Lalu Lintas Jalan, Rudi Irawan, memaparkan kesiapan sarana transportasi darat. Kesiapan ini meliputi 115 Terminal Tipe A, 32.398 armada bus, serta 51 unit UPPKB.

"Untuk kegiatan inspeksi keselamatan pada armada bus rencana dilakukan pada tanggal 10 November 2026 hingga 3 Januari 2027. Dengan target sekitar 23 ribu kendaraan," ujar Rudi.

Selain pemeriksaan kendaraan, pemerintah kembali menyiapkan program Mudik Gratis dengan kuota sekitar 2.882 penumpang menuju 10 kota di Pulau Jawa. Baik Jawa Tengah, DIY, dan Jawa Timur.

Sebanyak 12.558 personel pengamanan dan perangkat pendukung juga disiapkan. Sementara aplikasi MitraDarat akan menyediakan peta tematik Nataru serta dasbor pemantauan terintegrasi. ils/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Ekspor Tembus 4,85 Miliar Dolar AS, UGM Dorong Teknologi Hijau Industri Kulit
    Ekspor kulit tembus 4,85 miliar dolar AS, UGM ...
  • GrabMart Catat Lonjakan Pesanan Dini Hari, Strategi Pemasaran Brand Perlu Berubah
    Banyak sekarang pekerja kantoran sampe rumah malam, lalu ...
  • Polisi Jambi Tangkap Tiga Pelaku Pembobol Pipa Pertamina
    percayalah pencurian tidak akan terjadi kalau biaya hidup ...
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Daerah
Porprov Jateng Memakan Korb...
Megapolitan
Pemkab Tangerang Terima Hib...

24 Arena Sudah Siap Digunakan untuk Forprov

28 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
24 Arena Sudah Siap Digunak...
Nasional
Kementan Perkuat Pencegahan...
Luar Negeri
30 Orang Tewas - Gerbong Ha...
Ekonomi
Rupiah Hari Ini Loyo Usai S...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
RI Bidik E50, 320 Pabrik Etanol Baru Dibutuhkan untuk Pangkas Impor Energi  Triliunan Rupiah

RI Bidik E50, 320 Pabrik Etanol Baru Dibutuhkan untuk Pangkas Impor Energi Triliunan Rupiah

28 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.