Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

AS Pertimbangkan Pangkas Tarif Baja dan Mobil Kanada

28 Rabu, 28 Okt 2026, 01:00 WIB | Oleh: Tim Redaksi
AS Pertimbangkan Pangkas Tarif Baja dan Mobil Kanada AS Pertimbangkan Pangkas Tarif Baja dan Mobil Kanada Doc: istimewa
Ket. Menteri Luar Negeri RI Arrmanatha Nasir saat menyampaikan pidato dalam UN Day di Jakarta, Selasa (27/10).

Washington - Amerika Serikat (AS) dan Kanada tengah melakukan pembicaraan untuk mengurangi tarif impor produk baja dan otomotif asal Kanada di tengah ketegangan perdagangan kedua negara.

Mengutip sumber dari kedua negara, negosiator AS sedang mempertimbangkan pemberian keringanan tarif sebesar 50 persen untuk produk baja dan 25 persen untuk sektor otomotif Kanada.

Menurut sumber dari pihak Kanada, kesepakatan tersebut berpotensi tercapai sebelum pemilihan paruh waktu Kongres AS yang dijadwalkan pada 3 November 2026. Namun, sumber AS menyebut Washington masih menginginkan konsesi tambahan dari Ottawa.

Karena keringanan yang dibahas berkaitan dengan tarif di bawah kewenangan Departemen Perdagangan AS, Menteri Perdagangan AS Howard Lutnick diperkirakan menjadi tokoh utama dalam perundingan, bukan Perwakilan Dagang AS Jamieson Greer.

Laporan tersebut juga menyebut Lutnick belakangan menjalin komunikasi lebih erat dengan Menteri Perdagangan sekaligus Menteri Urusan Antar-Pemerintah Kanada Dominic LeBlanc.

"Kanada tetap terlibat dalam dialog konstruktif dengan mitra kami di AS mengenai berbagai prioritas. Kami siap bekerja secara konstruktif serta dengan itikad baik mewujudkan hubungan perdagangan yang lebih saling menguntungkan dan menghormati kepentingan Kanada," kata juru bicara LeBlanc.

Hubungan perdagangan AS dan Kanada mengalami ketegangan sejak 2025 akibat perselisihan tarif yang turut berdampak pada hubungan diplomatik kedua negara.

Perundingan perdagangan keduanya menemui jalan buntu pada Agustus 2026. Setelah itu, AS memberlakukan tarif sebesar 50 persen terhadap produk baja Kanada dan sejumlah tarif lain yang berdampak pada barang-barang asal Kanada senilai sekitar 20 miliar dollar AS.

Kanada membalas kebijakan tersebut dengan mengenakan tarif terhadap sejumlah produk AS, termasuk baja, produk susu, peralatan rumah tangga, peralatan pertanian, bubur kertas dan kertas, serta produk elektronik.

Perdana Menteri Kanada Mark Carney menyatakan pemerintahnya bersedia melanjutkan negosiasi untuk mencapai kesepakatan perdagangan yang adil dengan AS, selama Washington juga bersedia berunding dengan itikad baik.

Jelang Pemilu AS

Sebelumnya, Presiden AS Donald Trump mengatakan kesepakatan perdagangan dengan Kanada dapat segera tercapai, sembilan hari menjelang pemilihan paruh waktu AS pada 3 November 2026. Namun, di tengah ketegangan akibat perang tarif, Ottawa juga berupaya mencari mitra ekonomi alternatif dengan mempererat hubungan dengan Uni Eropa.

"Kami akan menyelesaikannya dalam waktu dekat. Saat ini, mereka bersedia memberikan apa pun kepada kami," kata Trump dalam rapat umum kampanye di Port Huron, Michigan, pada Minggu (25/10).

Kota yang terletak di perbatasan AS-Kanada itu turut terdampak perang tarif yang diberlakukan pemerintah AS.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Ekspor Tembus 4,85 Miliar Dolar AS, UGM Dorong Teknologi Hijau Industri Kulit
    Ekspor kulit tembus 4,85 miliar dolar AS, UGM ...
  • GrabMart Catat Lonjakan Pesanan Dini Hari, Strategi Pemasaran Brand Perlu Berubah
    Banyak sekarang pekerja kantoran sampe rumah malam, lalu ...
  • Polisi Jambi Tangkap Tiga Pelaku Pembobol Pipa Pertamina
    percayalah pencurian tidak akan terjadi kalau biaya hidup ...
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
Megapolitan
Mitigasi Bencana, BPBD Tang...
Luar Negeri
Mojtaba Khamenei Masih Mena...

Janice Melaju di Sektor Ganda dan Tunggal

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Janice Melaju di Sektor Gan...
Advertisement
Ubah Sampah Jadi Berkah, Mahasiswa UNEJ Raih Penghargaan Nasional Berkat Inovasi Desa Nol Sampah

Ubah Sampah Jadi Berkah, Mahasiswa UNEJ Raih Penghargaan Nasional Berkat Inovasi Desa Nol Sampah

27 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.