Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
pasang iklan di koran jakarta
Ads

Kapok Jalan Rusak Lagi, Pemprov Bengkulu Semprit Truk ODOL Bandel

28 Rabu, 28 Okt 2026, 18:35 WIB | Oleh:
Kapok Jalan Rusak Lagi, Pemprov Bengkulu Semprit Truk ODOL Bandel Kapok Jalan Rusak Lagi, Pemprov Bengkulu Semprit Truk ODOL Bandel Doc: ANTARA/Boyke Ledy Watra
Ket. Kepala Dinas PUPR Provinsi Bengkulu Tejo Suroso.

BENGKULU - Pemerintah Provinsi Bengkulu menyoroti maraknya kendaraan angkutan batu bara dan minyak kelapa sawit (crude palm oil/CPO) berdaya angkut berlebih atau over dimension over load (ODOL) sebagai pemicu utama kerusakan berulang pada jalan nasional di daerah tersebut.

"Kalau secara aturan kendaraan (tambang dan perkebunan besa) itu harus membangun jalan sendiri, tapi kenyataannya masih melalui jalan yang ada sehingga menjadi kendala, apalagi tonasenya tidak bisa dikontrol," kata Kepala Dinas PUPR Provinsi Bengkulu Tejo Suroso di Bengkulu, Rabu (28/10).

Tejo menjelaskan, jalan nasional di Bengkulu yang menjadi perhatian tersebut hanya memiliki batas tonase sekitar 12 ton, sedangkan kendaraan yang melintas dapat mencapai 25–26 ton. Kondisi itu dinilai menjadi salah satu penyebab kerusakan jalan yang telah diperbaiki kembali terjadi.

Menurut dia penanganan kerusakan jalan tidak cukup hanya melalui perbaikan fisik apabila kendaraan yang melintas tetap membawa muatan melebihi kemampuan jalan.

Tejo mengatakan, Kementerian Pekerjaan Umum bersama pemerintah provinsi telah beberapa kali melakukan rapat dan razia terkait kondisi jalan. Namun, pengendalian kendaraan dengan muatan berlebih masih menjadi tantangan dalam menjaga kondisi infrastruktur jalan.

PUPR Bengkulu mengimbau masyarakat ikut berpartisipasi aktif mengawasi kendaraan yang melintas agar tidak membawa muatan melebihi ketentuan. Pengendalian tersebut diperlukan agar jalan yang telah diperbaiki dapat digunakan lebih lama dan tidak kembali mengalami kerusakan dalam waktu singkat.

Sementara itu, untuk penanganan sejumlah titik jalan yang mengalami kerusakan di wilayah utara Bengkulu, Tejo menyebut Kementerian PU melalui Balai Sungai VII.

Pekerjaan yang dilakukan antara lain penanganan pada titik jalan yang mengalami kerusakan berat serta pekerjaan beton di kawasan tertentu. Penanganan darurat juga dilakukan pada sejumlah lokasi yang mengalami longsor di jalur dari Bengkulu menuju Mukomuko.

Tejo berharap penanganan jalan diikuti dengan pengendalian kendaraan berlebih muatan agar kerusakan serupa tidak terus berulang. Menurut dia pengawasan bersama diperlukan untuk menjaga kondisi jalan dan mendukung kelancaran mobilitas masyarakat di Provinsi Bengkulu.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Ekspor Tembus 4,85 Miliar Dolar AS, UGM Dorong Teknologi Hijau Industri Kulit
    Ekspor kulit tembus 4,85 miliar dolar AS, UGM ...
  • GrabMart Catat Lonjakan Pesanan Dini Hari, Strategi Pemasaran Brand Perlu Berubah
    Banyak sekarang pekerja kantoran sampe rumah malam, lalu ...
  • Polisi Jambi Tangkap Tiga Pelaku Pembobol Pipa Pertamina
    percayalah pencurian tidak akan terjadi kalau biaya hidup ...
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Ekonomi
BEI Gelar RUPSLB 2026, Peme...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Satu Orang Jadi Tersangka Kebakaran TPA Supit Urang Malang

Satu Orang Jadi Tersangka Kebakaran TPA Supit Urang Malang

28 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.