Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
pasang iklan di koran jakarta
Ads

Selamat Tinggal Jalan Berlumpur, Proyek Jalan Usaha Tani 15 Km Garut Rampung

28 Rabu, 28 Okt 2026, 18:38 WIB | Oleh:
Selamat Tinggal Jalan Berlumpur, Proyek Jalan Usaha Tani 15 Km Garut Rampung Selamat Tinggal Jalan Berlumpur, Proyek Jalan Usaha Tani 15 Km Garut Rampung Doc: ANTARA/Feri Purnama
Ket. Sejumlah petani berjalan di kawasan area pertanian di Desa/Kecamatan Samarang, Kabupaten Garut, Jawa Barat beberapa waktu lalu.

GARUT - Dinas Pertanian (Dispertan) Kabupaten Garut, Jawa Barat, merampungkan pembangunan jalan usaha tani sepanjang 15,627 kilometer (km) yang tersebar di sejumlah kawasan pertanian di Kabupaten Garut sehingga dapat memberikan keuntungan bagi petani. 

"Jalan usaha tani pada tahun ini (2026) yang sudah selesai dibangun sepanjang 15,627 km berasal dari berbagai sumber anggaran," kata Kepala Dispertan Kabupaten Garut Ardhy Firdian di Garut, Rabu (28/10).

Ia mengatakan anggaran pembangunan itu bersumber dari Dana Alokasi Umum (DAU) untuk jalan tani sepanjang 1,751 km, Dana Alokasi Khusus (DAK) untuk jalan sepanjang 5 km, dan dari Dana Hibah IsDB (Upland) untuk sepanjang 7 km.

Selanjutnya Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) sepanjang 0,876 km dan APBN Kementerian Pertanian sepanjang 1 km.

"Sedangkan yang sedang dan akan dibangun tahun ini sepanjang 1,231 km," katanya.

Ia mengatakan rata-rata panjang dan besaran anggaran setiap jalannya berbeda-beda seperti yang baru diresmikan di daerah pertanian Desa/Kecamatan Malangbong sepanjang 400 meter dengan lebar 1,5 meter dengan anggaran sebesar Rp189.124 juta.

"Pembangunan jalan usaha tani ini ada yang dilaksanakan oleh penyedia dan ada yang dilaksanakan secara swakelola oleh kelompok tani, sehingga untuk panjang dan besaran anggaran bervariasi tidak sama," katanya.

Ia menyampaikan, program jalan tani bertujuan untuk memudahkan akses distribusi pengangkutan yang biasanya dipikul bisa menggunakan kendaraan bermotor, sehingga menekan biaya ongkos angkut dan lebih cepat, juga mengurangi hasil panen rusak atau berceceran.

Selanjutnya, kata dia, mempercepat mobilitas pekerja, menghemat biaya pengolahan lahan dan panen dalam pengangkutan juga memudahkan penggunaan alat pertanian.

Dampak lainnya, menurut dia, akan menjadi sumber perekonomian baru seperti agrowisata atau olah raga lari maupun bersepeda dan lain-lain karena jalannya menghubungkan wilayah satu dengan wilayah lainnya.

"Harapannya bisa meningkatkan nilai tambah potensi pertanian di wilayah yang dibangun jalan usaha tani, sehingga dengan mengurangi biaya produksi dapat meningkatkan pendapatan petani dan kesejahteraan petani," katanya.

Ia menambahkan, kondisi jalan pertanian di Garut saat ini masih banyak dengan kondisi jalan masih tanah setapak yang seringkali berlumpur saat hujan, dan berdebu saat kemarau.

"Kondisinya masih jalan tanah setapak, pada saat kondisi musim hujan sangat licin dan pada saat musim kemarau berdebu berterbangan, salah satunya yang harus dilakukan dengan pembangunan jalan usaha tani," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Ekspor Tembus 4,85 Miliar Dolar AS, UGM Dorong Teknologi Hijau Industri Kulit
    Ekspor kulit tembus 4,85 miliar dolar AS, UGM ...
  • GrabMart Catat Lonjakan Pesanan Dini Hari, Strategi Pemasaran Brand Perlu Berubah
    Banyak sekarang pekerja kantoran sampe rumah malam, lalu ...
  • Polisi Jambi Tangkap Tiga Pelaku Pembobol Pipa Pertamina
    percayalah pencurian tidak akan terjadi kalau biaya hidup ...
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Ekonomi
BEI Gelar RUPSLB 2026, Peme...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Satu Orang Jadi Tersangka Kebakaran TPA Supit Urang Malang

Satu Orang Jadi Tersangka Kebakaran TPA Supit Urang Malang

28 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.