Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Harga TBS Kelapa Sawit Petani Riau Turun Jadi Rp3.866,97 Per Kilogram

📅 Rabu, 30 Sep 2026, 14:33 WIB | Oleh: Tim Penulis
Harga TBS Kelapa Sawit Petani Riau Turun Jadi Rp3.866,97 Per Kilogram Doc: ANTARA
Ket. Ilustrasi petani sawit dengan lahannya di Desa Petapahan Kecamatan Tapung Kabupaten Kampar Provinsi Riau.

PEKANBARU – Harga tandan buah segar (TBS) kelapa sawit petani swadaya di Provinsi Riau kembali mengalami penurunan tipis pekan ini sebesar Rp18,19 per kilogram (kg) atau 0,47 persen dari periode lalu sehingga kini menjadi Rp3.866,97 per kg.

Kepala bidang Pengolahan dan Pemasaran Dinas Perkebunan Provinsi Riau, Defris Hatmaja, mengatakan penurunan harga itu terjadi pada kelompok umur 9 tahun, yang merupakan harga tertinggi. Ketentuan itu berlaku selama satu minggu ke depan, yaitu periode 30 September hingga 6 Oktober 2026.

"Penurunan harga minggu ini lebih disebabkan karena faktor turunnya harga CPO (crude palm oil/minyak sawit mentah)," katanya di Pekanbaru, Riau, Rabu (30/9).

Ia mengatakan pada periode ini harga CPO turun sebesar Rp143,63 per kg menjadi Rp15.552,66 per kg. Sedangkan harga kernel justru mengalami kenaikan Rp215,95 per kg menjadi Rp14.271 per kg dibandingkan minggu lalu.

Sama halnya dengan petani swadaya, TBS mitra plasma harga pembeliannya dalam satu minggu ke depan juga turun sebesar Rp36,41 per kg atau mencapai 0,92 persen dari harga periode sebelumnya. Sekarang harganya menjadi Rp3.912,29 per kg.

Untuk harga jual CPO minggu ini, lanjutnya, juga turun sebesar Rp144,48 per kg menjadi Rp15.583,67 per kg. Sementara itu, harga kernel untuk petani plasma juga turun sebesar Rp128,27 menjadi Rp13.639,00 per kg.

Dafris mengatakan bahwa dalam menetapkan harga TBS, pihaknya selalu meningkatkan tata kelola agar penetapan harga sesuai dengan peraturan dan adil bagi kedua belah pihak.

“Meningkatkan tata kelola penetapan harga merupakan upaya serius dari semua pemangku kepentingan yang didukung oleh Pemerintah Provinsi Riau dan Kejaksaan Tinggi Riau. Komitmen bersama ini pada akhirnya akan berdampak pada peningkatan pendapatan petani yang mengarah pada kesejahteraan masyarakat,” ujar dia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Megapolitan
BPBD Kota Tangerang Salurka...
Megapolitan
Wakil Wali Kota Tangerang A...
Megapolitan
Sekda Siaga Hadapi KLB Peny...
Advertisement
Arus Truk Logistik Meningkat di Ketapang–Gilimanuk, ASDP Percepat Penguraian Antrean  

Arus Truk Logistik Meningkat di Ketapang–Gilimanuk, ASDP Percepat Penguraian Antrean  

30 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.