Literasi Keuangan di Era AI Perlu Diimbangi Pemahaman Risiko dan Keamanan Digital
📅 Senin, 21 Sep 2026, 17:50 WIB | Oleh: Haryo BronoSementara itu, Chief Customer & Marketing Officer Prudential Indonesia, Karin Zulkarnaen, mengatakan perkembangan teknologi membuat literasi keuangan perlu mencakup kemampuan yang lebih luas daripada sekadar memahami cara mengelola uang.
“Kemudahan akses terhadap layanan keuangan dan teknologi harus diikuti kemampuan untuk memahami manfaat, mengenali risiko, dan menilai informasi secara kritis,” ujar Karin.
Menurut dia, masyarakat juga perlu memahami aspek perlindungan finansial serta menggunakan teknologi secara bertanggung jawab.
“Melalui kolaborasi dengan GreatNusa, kami ingin semakin banyak masyarakat memiliki kepercayaan diri untuk mengambil keputusan finansial yang sesuai dengan kebutuhan dan tujuan hidup mereka,” katanya.
Pembelajaran Keuangan secara Mandiri
Selain kegiatan tatap muka dan daring, Prudential Indonesia memperkenalkan Levela sebagai aplikasi edukasi keuangan yang dapat digunakan secara gratis. Aplikasi tersebut menyediakan materi pembelajaran praktis yang ditujukan untuk membantu masyarakat, khususnya generasi muda, mempelajari berbagai aspek pengelolaan keuangan secara mandiri.
Kehadiran platform pembelajaran digital menjadi salah satu pendekatan untuk memperluas akses terhadap materi literasi keuangan. Dengan format yang dapat diakses secara fleksibel, proses pembelajaran tidak hanya berlangsung ketika peserta mengikuti program edukasi secara langsung.
Penggunaan platform digital juga sejalan dengan perubahan pola masyarakat dalam memperoleh informasi. Namun, semakin luasnya akses digital tetap membutuhkan kemampuan untuk memilah informasi dan memahami sumber yang digunakan, terutama ketika informasi tersebut berkaitan dengan keputusan keuangan.
Bagian dari Agenda Literasi Keuangan
Program Smart Money, Healthy Life disebut sebagai bagian dari komitmen Prudential Indonesia dalam mendukung Gerakan Nasional Cerdas Keuangan (GENCARKAN) yang diinisiasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
Upaya tersebut juga mendapat pengakuan melalui Financial Literacy Awards 2026. Prudential Indonesia memperoleh penghargaan sebagai Juara 3 PUJK dengan Program Literasi Keuangan Terbaik dan Perusahaan Perasuransian, Perusahaan Penjaminan, dan Dana Pensiun dengan Program Literasi Keuangan Teraktif.
Di tengah semakin luasnya penggunaan layanan keuangan digital dan AI, peningkatan literasi menjadi salah satu tantangan yang tidak hanya berkaitan dengan kemampuan mengakses layanan. Masyarakat juga perlu memahami konsekuensi dari setiap keputusan finansial, mengenali risiko, serta mampu membedakan informasi yang dapat dipercaya dari informasi yang berpotensi menyesatkan.
Dengan demikian, literasi keuangan di era digital semakin terkait dengan literasi teknologi. Kemampuan mengelola uang, memahami perlindungan finansial, memverifikasi informasi, dan menggunakan teknologi secara aman menjadi keterampilan yang saling berkaitan dalam membangun ketahanan keuangan masyarakat.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!