Sopir Lajuran Tewas dalam Mobil Terbakar di Habema, Polisi Selidiki Penghadangan
📅 Kamis, 17 Sep 2026, 10:50 WIB | Oleh: Paundra Zakirulloh"Kami bisa pastikan bahwa berita yang menyebut sopir lanjuran ini merupakan anggota intel aparat keamanan adalah berita bohong atau hoaks. Sopir tersebut memang bekerja sebagai sopir dan sudah menjalankan pekerjaannya selama sekitar 13 tahun di jalur tersebut," tegas Yusuf.
Satgas Kepolisian Operasi Damai Cartenz-2026 masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap rangkaian kejadian dan mengidentifikasi pihak yang bertanggung jawab. Penyelidikan mencakup dugaan penghadangan, perampasan, pembunuhan, hingga pembakaran kendaraan.
"Kami akan terus melakukan penyelidikan untuk mengejar dan menangkap pelaku kejahatan ini," pungkas Yusuf.
Kepala Operasi Damai Cartenz-2026 Irjen Pol. Dr. Faizal Ramadhani mengatakan keselamatan masyarakat menjadi prioritas dalam setiap penanganan gangguan keamanan di wilayah operasi. Menurutnya, aparat bergerak setelah menerima informasi mengenai dugaan kekerasan terhadap masyarakat di kawasan Habema.
"Satgas Kepolisian Operasi Damai Cartenz-2026 bergerak cepat setelah menerima informasi mengenai dugaan kekerasan terhadap masyarakat di wilayah Habema. Kami melakukan langkah penanganan secara profesional dan terukur, mulai dari pencarian, TPTKP, olah TKP, pengamanan barang bukti, hingga evakuasi korban," ujar Faizal.
Faizal menegaskan setiap pihak yang terbukti terlibat dalam tindakan kekerasan terhadap masyarakat akan diproses berdasarkan ketentuan hukum yang berlaku. Proses tersebut akan dilakukan berdasarkan hasil penyelidikan dan alat bukti yang diperoleh aparat.
"Penegakan hukum akan dilakukan secara profesional dan terukur. Kami akan memastikan seluruh fakta dikumpulkan dan setiap pihak yang terbukti terlibat akan diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku," tegasnya.
Sementara itu, Wakil Kepala Operasi Damai Cartenz-2026 Kombes Pol. Adarma Sinaga mengatakan Satgas Kepolisian Operasi Damai Cartenz-2026 dan Satgas Koops TNI Habema terus bersinergi dalam menangani kejadian tersebut. Keselamatan masyarakat dan personel tetap menjadi perhatian selama proses penanganan berlangsung.
Adarma juga meminta masyarakat yang mengetahui adanya gangguan keamanan segera menyampaikan informasi kepada aparat agar dapat diverifikasi dan ditindaklanjuti. Masyarakat yang membutuhkan pengawalan dalam perjalanan juga dapat mengajukan permintaan kepada petugas keamanan terdekat.
"Kami mengimbau masyarakat untuk tetap tenang, tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum terverifikasi, serta mengutamakan keselamatan dalam melakukan perjalanan, khususnya di wilayah yang memiliki potensi gangguan keamanan," ujar Adarma.
Hingga kini, Satgas Kepolisian Operasi Damai Cartenz-2026 bersama Satgas Koops TNI Habema dan unsur terkait masih melanjutkan penyelidikan terhadap seluruh rangkaian kejadian. Aparat juga masih mengidentifikasi pihak yang bertanggung jawab atas dugaan penghadangan, perampasan, pembunuhan, dan pembakaran kendaraan tersebut.
Operasi Damai Cartenz-2026 memastikan penanganan terhadap setiap tindakan kekerasan yang menimpa masyarakat dilakukan melalui proses penegakan hukum. Seluruh proses akan dilakukan secara profesional dan terukur dengan tetap mengedepankan perlindungan serta keselamatan masyarakat.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!