Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kesadaran Ekologis Semestinya Melekat di dalam Setiap Kegiatan Adat

📅 Kamis, 17 Sep 2026, 06:47 WIB | Oleh:
Kesadaran Ekologis Semestinya Melekat di dalam Setiap Kegiatan Adat Doc: ist
Ket. menjaga tradisi

SUMBAWA – Tanggung jawab menjaga alam kepada generasi muda harus dikuatkan sebagai bagian dari penguatan nilai adat Tana Sumawa. “Ini harus menjadi upaya menumbuhkan kepedulian warga tas lingkungan juga,” jelas Bupati Sumbawa H. Syarafuddin Jarot. 

Pesan tersebut disampaikan Syarafuddin saat membuka Musakara Lembaga Adat Tana Samawa (LATS) 2026 di Aula Kantor Camat Moyo Utara, Kabupaten Sumbawa, Nusa Tenggara Barat, Rabu.

Syarafuddin mengatakan nilai adat tidak semestinya hanya dipertahankan sebagai warisan budaya, tetapi perlu diterapkan dalam kehidupan masyarakat, termasuk dalam menjaga keberlanjutan lingkungan.

"Menjaga pohon, hutan, sumber air, dan lingkungan sekitar merupakan bagian dari tanggung jawab bersama yang perlu ditanamkan sejak dini, termasuk melalui nilai-nilai adat yang diwariskan kepada generasi muda," katanya.

Ia menegaskan alam tidak semestinya dipandang hanya sebagai sumber daya yang dapat dimanfaatkan, tetapi sebagai bagian dari kehidupan yang keberlangsungannya menjadi tanggung jawab bersama.

"Alam bukan sekadar sumber daya yang hanya untuk dimanfaatkan, tetapi bagian dari kehidupan yang harus dijaga keberlangsungannya,” ujarnya.

Syarafuddin yang bergelar kehormatan Dea Pati Kanadi Ling Samawa dari PYM Sultan Sumbawa itu mendorong LATS memperkuat tiga agenda, yakni pendidikan karakter generasi muda, pemberdayaan perempuan, dan kepedulian terhadap lingkungan.

Menurut dia, penguatan ketiga agenda tersebut penting agar nilai adat tetap relevan dalam menghadapi perubahan sosial sekaligus membangun tanggung jawab masyarakat terhadap alam.

Ia mengatakan pesan tentang kelestarian lingkungan tersebut sejalan dengan khazanah tau Samawa, “Balong ai kayu, telas kebo jaran, mole pade antap”.

Selain isu lingkungan, Syarafuddin menilai lembaga adat memiliki peran dalam membantu menyelesaikan berbagai persoalan sosial melalui musyawarah.

“Musakara bukan sekadar forum untuk berdiskusi, tetapi mendengar beberapa usulan sepanjang tahun, kemudian menyusun penyelesaiannya berkaitan dengan adat,” katanya.

Ia mencontohkan persoalan pelaksanaan tradisi nyorong yang berpotensi berbenturan dengan waktu ibadah salat. Menurut dia, persoalan semacam itu perlu diselesaikan melalui musyawarah dengan tetap menempatkan nilai adat dan agama sebagai landasan.

Sementara itu, Ketua Pajatu Adat LATS Kabupaten Sumbawa M. Ikhsan Safitri mengatakan Musakara LATS di tingkat kecamatan merupakan tindak lanjut kesepakatan Musakara Rea untuk memperluas partisipasi masyarakat adat.

“Musakara ini menjadi ruang untuk memperkuat partisipasi masyarakat adat dalam membahas berbagai persoalan dan agenda adat di tingkat kecamatan,” katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Mesin Diperkuat, Indonesia Tak Mau Terus Bergantung Impor
    Langkah strategis Ditjen ILMATE Kemenperin yang disampaikan oleh ...
  • Kemenperin Catat Sektor Industri Mainan Indonesia Serap 15.663 Naker
    Pencapaian surplus ekspor industri mainan nasional yang tembus ...
  • Timnas Indonesia Juara FIFA Asean Cup 2026, Tundukkan Thailand 4-2 Lewat Adu Penalti
    final ideal, kekuatan berimbang, pertandingan yg menguras tenaga ...
  • Memahami Kaum Furry, Orang-orang yang Mengidentifikasi Dirinya sebagai Binatang
    Nah thats right thank you ~
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
Daerah
Langgar Kode Etik, Polres B...
Nasional
Bapanas: Penyaluran Bantuan...
Nasional
BMKG: Gempa Magnitudo 5,2 G...
Ekonomi
Dibayangi Gejolak Minyak - ...

Yusuf Susilo Hartono Pamerkan Tubuh Urban

2 jam lalu | Bambang Wijanarko

Megapolitan
Yusuf Susilo Hartono Pamerk...
Advertisement
Presiden Prabowo Anugerahkan Tanda Kehormatan Bintang Mahaputera kepada Tujuh Tokoh TNI.

Presiden Prabowo Anugerahkan Tanda Kehormatan Bintang Mahaputera kepada Tujuh Tokoh TNI.

06 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.