Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

BPBD Kota Tangerang Imbau Warga Tidak Lakukan Aktivitas yang Memicu Api

📅 Kamis, 17 Sep 2026, 10:23 WIB | Oleh: Tim Penulis
BPBD Kota Tangerang Imbau Warga Tidak Lakukan Aktivitas yang Memicu Api Doc: ANTARA
Ket. Petugas pemadam kebakaran berusaha memadamkan api yang membakar pabrik lampu di Batuceper, Kota Tangerang, Banten, Rabu (16/9/2026).

Tangerang – BPBD Kota Tangerang, Provinsi Banten, mengimbau masyarakat tidak melakukan aktivitas yang memicu api, seperti membakar sampah karena cuaca panas, angin yang cukup kencang, serta kondisi lahan dan vegetasi yang mengering dapat meningkatkan potensi terjadinya kebakaran.

Kepala Pelaksana BPBD Kota Tangerang, Mahdiar, di Tangerang, Kamis (17/9), mengatakan imbauan ini dikeluarkan setelah adanya enam peristiwa kebakaran dalam sehari di sejumlah wilayah Kota Tangerang pada Rabu (16/9).

Apalagi, berdasarkan informasi BMKG Wilayah II, seluruh wilayah Banten masih berada pada musim kemarau pada periode Dasarian II September 2026. Hal ini perlu menjadi kewaspadaan bersama terhadap potensi kebakaran.

"Kondisi cuaca saat ini perlu menjadi perhatian bersama. Jangan lakukan aktivitas yang dapat memicu kebakaran," ujarnya.

Dari laporan sementara BPBD Kota Tangerang, enam kejadian kebakaran terjadi di wilayah Pinang, Cipondoh, Ciledug, Karang Tengah, dan Batuceper. Objek yang terdampak meliputi tempat usaha, lapak rongsok, lahan dengan tumpukan sampah hingga area industri.

Sementara itu, beberapa kejadian diduga dipicu korsleting listrik, sementara tiga kejadian lainnya diduga berasal dari aktivitas membakar sampah. Dalam penanganannya, petugas BPBD mengerahkan personel dan armada untuk memadamkan api sekaligus mencegah rambatan menuju permukiman warga

Mahdiar meminta masyarakat tidak membakar sampah atau melakukan pembakaran di lahan terbuka, terutama ketika kondisi lingkungan kering dan angin bertiup cukup kencang. Warga juga diminta memastikan peralatan listrik dalam kondisi aman serta tidak meninggalkan sumber api tanpa pengawasan.

"Kalau melihat api atau asap yang berpotensi menjadi kebakaran, segera laporkan kepada petugas. Semakin cepat informasi diterima, semakin cepat pula penanganan dapat dilakukan," katanya.

BPBD Kota Tangerang juga terus melakukan sosialisasi, pemantauan dan koordinasi bersama perangkat daerah, TNI, Polri, aparat wilayah serta relawan.

"Masyarakat dapat melaporkan kejadian kebakaran maupun kondisi darurat lainnya melalui layanan 112 Kota Tangerang yang dapat diakses untuk mempercepat respons petugas," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
Advertisement
jjroyal-luwak

James Gunn Bantah Rumor Milly Alcock Dipecat dari Peran Supergirl

57 menit yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Rona
James Gunn Bantah Rumor Mil...
Luar Negeri
Warga Norwegia Dilarang Min...
Advertisement
Kerusuhan Pecah di Milan, Toko-toko Dijarah Massa

Kerusuhan Pecah di Milan, Toko-toko Dijarah Massa

19 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.