Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Musim Kemarau, BPBD Kota Tangerang Imbau Warga Waspadai Potensi Kebakaran

📅 Rabu, 16 Sep 2026, 13:05 WIB | Oleh: Tim Penulis
Musim Kemarau, BPBD Kota Tangerang Imbau Warga Waspadai Potensi Kebakaran Doc: ANTARA
Ket. Petugas melakukan pemadaman kebakaran di lapak kosong yang disebabkan adanya lahan terbakar.

TANGERANG – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tangerang, Provinsi Banten mengimbau masyarakat untuk mewaspadai potensi kebakaran di musim kemarau sebab kondisi cuaca panas membuat sejumlah material seperti rumput, semak, hingga tumpukan sampah lebih mudah terbakar.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tangerang, Mahdiar, di Tangerang, Rabu (16/9), mengatakan imbauan dikeluarkan terkait meningkatnya kejadian kebakaran di sejumlah titik di Kota Tangerang dalam beberapa waktu terakhir.

Selain itu, berdasarkan informasi BMKG melalui Surat PDCI BBMKG Wilayah II Nomor e.B/KL.00.02/020/KBB2/VII/2026, seluruh wilayah Provinsi Banten telah memasuki musim kemarau. Di Kota Tangerang, sejumlah wilayah juga telah masuk kategori kewaspadaan kekeringan meteorologis.

“Wilayah yang berstatus Waspada kekeringan meteorologis meliputi Kecamatan Benda, Cipondoh, Pinang dan Tangerang. Sementara Kecamatan Batuceper berada dalam status Awas kekeringan meteorologis,” katanya.

BPBD mengingatkan masyarakat untuk tidak melakukan aktivitas yang dapat memicu api, terutama membakar sampah maupun lahan secara sembarangan.

Ia mengimbau, masyarakat tidak membakar sampah maupun lahan, terutama di tengah kondisi lingkungan yang kering. Warga juga diminta membersihkan rumput dan semak kering di sekitar rumah agar tidak menjadi material yang mudah terbakar ketika terkena sumber api.

"Selain itu, masyarakat diminta memastikan instalasi listrik dan peralatan rumah tangga seperti kompor dalam kondisi aman. Penggunaan listrik secara berlebihan serta kelalaian dalam penggunaan sumber api perlu dihindari untuk mencegah terjadinya kebakaran di lingkungan permukiman," katanya.

Jika menemukan titik api, asap, maupun kondisi yang berpotensi menimbulkan kebakaran, warga diminta segera melaporkannya agar dapat ditangani dengan cepat oleh petugas.

"Untuk kondisi darurat, masyarakat dapat menghubungi layanan 112 yang bebas pulsa atau Hotline BPBD Kota Tangerang di 021-5582144. Dengan kewaspadaan dan partisipasi masyarakat, risiko kebakaran selama musim kemarau diharapkan dapat ditekan bersama," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Wali Kota: Pemkot Bandung Dorong Industri Sepatu Perluas Pasar Ekspor
    Langkah strategis Pemkot Bandung menyoroti urgensi Surat Keterangan ...
  • UU Reforma Agraria Ditantang Bereskan Akar Konflik Tanah
    Menterinya aja kena OTT KPK :D
  • Menekraf: Aplikasi Digital Kini Jadi Denyut Nadi Aktivitas Masyarakat, Jadi Mesin Baru Pertumbuhan Ekonomi Indonesia
    Membaca pemaparan komprehensif ini membuat saya semakin optimis ...
  • Ekonomi Kreatif dan UMKM Jakarta Mulai Andalkan Cetak 3D untuk Produksi Skala Kecil
    Mengetahui fakta bahwa penggunaan filamen berbasis PLA yang ...
  • Industri Baterai Dipacu, Transisi Energi dan Ekonomi Digital Jadi Kunci
    Ulasan yang sangat komprehensif dari Koran Jakarta mengenai ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Nasional
4 Prajurit AU Aniaya Serda ...
Daerah
BMKG: Di Pulau Sumatera Ter...
Daerah
Melawan Api dan Patriarki: ...
Daerah
Pungli Retribusi Sampah Kaf...
Advertisement
AS Akui Telah Kerahkan Senjata di Luar Angkasa

AS Akui Telah Kerahkan Senjata di Luar Angkasa

16 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.