IHSG Ngacir Tembus 6.190, Saham Teknologi Mendadak Jadi Primadona Investor
📅 Selasa, 06 Okt 2026, 17:30 WIB | Oleh: AlfredJAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) ditutup menguat pada perdagangan Selasa (6/10) sore.
Pergerakan positif bursa saham domestik ini terdorong oleh penguatan pasar kawasan Asia dan global, serta lonjakan saham di sektor teknologi yang memimpin kenaikan hingga 3,36 persen.
IHSG ditutup menguat 74,07 poin atau 1,21 persen ke posisi 6.192,93. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 naik 4,93 poin atau 0,82 persen ke posisi 608,16.
"Bursa Asia menguat mengikuti kinerja positif Wall Street, sementara investor mengabaikan kekhawatiran terkait tingginya imbal hasil obligasi,” ujar Associate Director of Research and Investment Pilarmas Investindo Sekuritas Maximilianus Nico Demus dalam kajiannya di Jakarta, Selasa.
Dari mancanegara, sentimen pasar terdorong oleh penurunan harga minyak mentah di tingkat global, seiring meningkatnya pasokan dari kawasan Timur Tengah.
Dari dalam negeri, pemerintah meningkatkan penyaluran bantuan sosial untuk menopang daya beli rumah tangga menjelang akhir tahun 2026.
Namun demikian, Nico mengatakan kenaikan IHSG masih terbatas karena investor berhati-hati menjelang rilis sejumlah data domestik penting pekan ini, termasuk cadangan devisa September 2026 dan data Indeks Keyakinan Konsumen (IKK).
“Inflasi pangan juga masih tinggi akibat gangguan panen yang dipicu cuaca ekstrem, fenomena El Nino, dan bencana lokal,” ujar Nico.
Dibuka menguat, IHSG betah di teritori positif sampai penutupan sesi pertama perdagangan saham. Pada sesi kedua, IHSG masih betah di zona hijau hingga penutupan perdagangan saham.
Berdasarkan Indeks Sektoral IDX-IC, sebelas sektor menguat yaitu dipimpin sektor teknologi yang menguat sebesar 3,36 persen, diikuti oleh sektor transportasi & logistik dan sektor energi yang naik masing-masing sebesar 3,22 persen dan 2,77 persen.
Saham-saham yang mengalami penguatan terbesar yaitu TRUE, POLA, ASMI, BTEK dan CSMI. Sedangkan saham-saham yang mengalami pelemahan terbesar yakni ROCK, FORU, LUCY, SOFA dan PPRI.
Frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 12,34 juta kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 47,12 miliar lembar saham senilai Rp12,34 triliun. Sebanyak 511 saham naik 198 saham menurun, dan 254 tidak bergerak nilainya.
Bursa saham regional Asia sore ini antara lain, indeks Nikkei menguat 1,26 persen ke 70,826,00, indeks Kospi melemah 0,89 persen ke 6.941,39, indeks Hang Seng menguat 1,00 persen ke 24.280,56, dan indeks Strait Times menguat 0,66 persen ke 5.701,54.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!