Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
pasang iklan di koran jakarta
Ads

Menaker: Pemerintah Setujui RUU Pelindungan Ketenagakerjaan Jadi UU

27 Selasa, 06 Okt 2026, 14:50 WIB | Oleh:
Menaker: Pemerintah Setujui RUU Pelindungan Ketenagakerjaan Jadi UU Menaker: Pemerintah Setujui RUU Pelindungan Ketenagakerjaan Jadi UU Doc: YouTube/TVR PARLEMEN
Ket. Menteri Ketenagakerjaan Yassierli

JAKARTA - Pemerintah menyetujui RUU Pelindungan Ketenagakerjaan disahkan menjadi undang-undang. Persetujuan itu disampaikan Menteri Ketenagakerjaan Yassierli dalam Rapat Paripurna DPR RI di Kompleks Parlemen, Jakarta, Selasa (6/10).

“Izinkan kami mewakili Presiden Republik Indonesia dalam rapat paripurna yang terhormat ini dengan mengucap puji syukur kepada Tuhan yang Maha Esa. Presiden Republik Indonesia menyatakan setuju rancangan undang-undang tentang pelindungan ketenagakerjaan untuk disahkan menjadi undang-undang,” kata Yassierli.

Sebelumnya, pemerintah bersama Komisi IX DPR RI menyelesaikan pembahasan tingkat I RUU tersebut. Pembahasan daftar inventarisasi masalah berlangsung sejak 14 September hingga 4 Oktober 2026.

RUU Pelindungan Ketenagakerjaan merupakan usul inisiatif DPR RI yang disampaikan kepada Presiden pada 27 Agustus 2026. Pemerintah kemudian merespons melalui Surat Presiden Nomor R-43/Pres/09/2026 pada 1 September 2026.

Yassierli mengatakan, penyusunan RUU tersebut juga menindaklanjuti Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 168/PUU-XXI/2023. Pemerintah membentuk tim menteri untuk membahas RUU bersama DPR RI.

Menurut Yassierli, RUU tersebut menyatukan dan menyelaraskan norma ketenagakerjaan yang sebelumnya tersebar. Regulasi itu juga dinilai memperkuat pelindungan ketenagakerjaan.

“RUU ini tidak hanya berhasil menyatukan dan menyelaraskan norma yang sebelumnya tersebar dan kerap memicu ketidakpastian. Tetapi secara fundamental mengukuhkan pilar pelindungan ketenagakerjaan yang jauh lebih berkeadilan,” ujar dia.

Pemerintah menilai RUU Pelindungan Ketenagakerjaan mencerminkan keseimbangan antara pelindungan hak dasar pekerja dan keberlangsungan dunia usaha. “Secara keseluruhan pemerintah menilai RUU Pelindungan Ketenagakerjaan telah merefleksikan keseimbangan antara perlindungan hak-hak dasar pekerja atau buruh dan keberlangsungan dunia usaha,” kata Yassierli.

Rapat Paripurna DPR RI pada Selasa memang mengagendakan pembicaraan tingkat II sekaligus pengambilan keputusan atas RUU Pelindungan Ketenagakerjaan. Komisi IX DPR RI dan pemerintah sebelumnya menyepakati RUU tersebut dibawa ke pembicaraan tingkat II dalam Rapat Paripurna setelah pembahasan tingkat I pada Senin (5/10). ils/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Polisi Jambi Tangkap Tiga Pelaku Pembobol Pipa Pertamina
    percayalah pencurian tidak akan terjadi kalau biaya hidup ...
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Ekonomi
PLN Group Sabet Dua Penghar...
Ekonomi
PIHPS Catat Harga Cabai Raw...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Harry Kane Menangkan Ballon d'Or 2026, Begini Kisah di Balik Kesuksesannya

Harry Kane Menangkan Ballon d'Or 2026, Begini Kisah di Balik Kesuksesannya

27 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.