Resmi Menyebar, Kenya Konfirmasi Kasus Ebola Pertama - Pasien Meninggal Dunia
📅 Selasa, 06 Okt 2026, 17:25 WIB | Oleh: Selocahyo Basoeki Utomo SNAIROBI - Kenya telah mencatat kasus Ebola pertama yang terkonfirmasi, seorang warga negara Kenya yang telah tinggal di Republik Demokratik Kongo dan tiba di Nairobi pada hari Sabtu, kata Menteri Kesehatan, Aden Duale, Selasa (6/10).
Dari The Guardian, pasien tersebut telah meninggal dunia, dan 28 kontak telah diidentifikasi sejauh ini, termasuk anggota keluarga dan petugas kesehatan, kata Duale dalam konferensi pers.
“Saya ingin meyakinkan masyarakat agar tidak panik, karena semua sistem telah disiapkan untuk mengurangi penyebaran penyakit ini,” tambahnya.
Kenya sebelumnya belum pernah mencatat kasus Ebola dan warga Kenya bereaksi keras terhadap rencana pemerintah awal tahun ini untuk membangun fasilitas Ebola di Pangkalan Udara Laikipia, sekitar 125 mil dari Nairobi.
Saat ini, Republik Demokratik Kongo atau Democratic Republic of the Congo
(DRC) sedang berjuang melawan wabah Ebola terbesar yang pernah terjadi , yang disebabkan oleh spesies Bundibugyo yang langka.
Wabah tersebut dinyatakan pada pertengahan Mei tetapi mungkin telah dimulai beberapa bulan sebelumnya dan sejauh ini belum berhasil dikendalikan, dengan negara Afrika tengah tersebut mencatat lebih dari 8.000 kasus dan lebih dari 4.000 kematian.
Wabah tersebut menyebar ke Uganda , yang melaporkan 20 kasus dan dua kematian, tetapi Organisasi Kesehatan Dunia menyatakan Uganda bebas dari penyakit tersebut pada bulan Agustus.
Ebola menyebar melalui kontak langsung dengan cairan tubuh orang yang terinfeksi, baik yang masih hidup maupun yang sudah meninggal. Penyakit ini dapat menyebabkan demam, muntah, diare, dan dalam kasus yang parah, pendarahan internal dan eksternal.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!