Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pasar Ekraf Thailand Dibidik, Menekraf Dorong Produk Kreatif RI Mendunia

📅 Minggu, 04 Okt 2026, 19:00 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pasar Ekraf Thailand Dibidik, Menekraf Dorong Produk Kreatif RI Mendunia Doc: ANTARA/ HO-Kementerian Ekonomi Kreatif
Ket. World Conference on Creative Economy (WCCE) 2026, di Gedung Balai Kota, Jakarta, Jumat (02102026).

JAKARTA – Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif (Ekraf) mendorong perluasan akses pegiat ekonomi kreatif Indonesia ke pasar Thailand melalui program unggulan Creative by Indonesia untuk komersialisasi berbagai subsektor ekraf yang telah terkurasi.

Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya mengatakan ruang kerja sama kedua negara semakin terbuka seiring perluasan cakupan ekonomi kreatif Indonesia dari 17 menjadi 21 subsektor, dengan sejumlah potensi kolaborasi mulai dari pertukaran talenta produksi film, pengembangan animasi, fesyen, hingga modifikasi otomotif.

"Melalui program unggulan Creative by Indonesia, kami mendorong pelaku ekonomi kreatif Indonesia untuk memperluas akses pasar internasional, termasuk dengan memanfaatkan berbagai agenda ekonomi kreatif di Thailand. Pelaku ekonomi kreatif dari berbagai subsektor akan dikurasi sesuai dengan kebutuhan pasar tujuan agar business matching dapat membuka peluang kolaborasi dan kemitraan bisnis yang konkret,” jelas Riefky dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Sabtu (3/10).

Riefky juga mendorong kerja sama kedua negara ini dengan percepatan penandatanganan pembaruan MoU ekonomi kreatif dengan Thailand melalui momentum World Conference on Creative Economy (WCCE) 2026 di Jakarta, yang sebelumnya telah berakhir pada 2025.

Proses pembaruan dilakukan melalui koordinasi dengan KBRI Bangkok, dengan sejumlah bidang prioritas, antara lain konten penyiaran, film dan animasi, desain, serta musik.

Pembahasan juga mencakup kemungkinan penguatan hubungan kelembagaan dengan Creative Economy Agency (CEA) Thailand.

Duta Besar RI untuk Kerajaan Thailand merangkap UNESCAP, Hari Prabowo, menyambut baik rencana tersebut.

Menurut sang dubes, jaringan ritel seperti Central Department Store dapat menjadi pintu masuk bagi produk ekonomi kreatif Indonesia ke pasar Thailand.

“Dari kami, prioritasnya jelas untuk membuka pasar Thailand bagi produk-produk ekonomi kreatif Indonesia. Di samping itu, juga untuk penguatan kapasitas sumber daya manusia Indonesia melalui pengalaman Thailand. Untuk potensi pasar, modest fashion itu sangat tinggi, tetapi di luar itu juga ada fesyen tradisional Indonesia dengan sentuhan kontemporer yang keberterimaannya sangat tinggi di sana,” ungkap Hari Prabowo.

Untuk fesyen, kedua pihak menjajaki pertukaran pengetahuan yang melibatkan desainer senior dan mahasiswa dari Indonesia dan Thailand, termasuk pengembangan karya yang menggabungkan wastra Nusantara dengan desain kontemporer.

Sebagai tindak lanjut, Kementerian Ekraf bersama KBRI Bangkok akan mengidentifikasi agenda ekonomi kreatif di Thailand pada akhir 2026 hingga 2027 yang dapat dimanfaatkan untuk mempertemukan pelaku usaha Indonesia dengan mitra potensial melalui pameran dan forum bisnis internasional.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Memahami Kaum Furry, Orang-orang yang Mengidentifikasi Dirinya sebagai Binatang
    Nah thats right thank you ~
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar

Gila, 350 Rekor Lahir di Asian Games Jepang

21 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Gila, 350 Rekor Lahir di As...

Pada Indonesia Halal Awards 2026, SUCOFINDO Raih Penghargaan

25 menit yang lalu | Mohammad Zaki Alatas

Rona
Pada Indonesia Halal Awards...
Advertisement
Gila, 350 Rekor Lahir di Asian Games Jepang

Gila, 350 Rekor Lahir di Asian Games Jepang

04 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.