Bukan Cuma Tempat Transit, Blok M Hub Bakal Disulap Jadi Kawasan Mixed-Use, Ini 5 Transformasi yang Disiapkan
📅 Selasa, 06 Okt 2026, 17:02 WIB | Oleh: OpikJAKARTA - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dan PT MRT Jakarta (Perseroda) mengungkap sebanyak lima transformasi utama revitalisasi total di kawasan Blok M, Jakarta Selatan.
"Konsep desain fase ultimate untuk menjawab tantangan tadi, Pak, kami merencanakan ada lima transformasi utama," kata Direktur Utama MRT Jakarta, Tuhiyat dalam peresmian konsep desain Transformasi Blok M Fase Ultimate di Blok M Hub, Jakarta, Selasa (6/10).
Transformasi pertama yang dilakukan adalah revitalisasi terminal menjadi terminal yang modern dan terintegrasi.
Selanjutnya, pengembangan kawasan mixed-use Blok M-ASEAN diarahkan menjadi kawasan yang mudah diakses, inklusif, dan dinamis.
Transformasi juga mencakup peningkatan aksesibilitas dan integrasi kawasan agar semakin terhubung, baik antarmoda maupun antar-fungsi, serta memudahkan mobilitas pejalan kaki.
Selain itu, kawasan tersebut akan dikembangkan sebagai destinasi komersial baru dengan menghadirkan berbagai pilihan ritel, makanan dan minuman, gaya hidup, serta ruang publik dalam satu kawasan.
Adapun transformasi terakhir berupa pengembangan ruang terbuka publik yang lebih hijau, aktif, dan nyaman untuk mendukung interaksi serta berbagai aktivitas masyarakat.
"Ruang terbuka publik setelah nanti dibangun akan menjadi lima kali lebih besar dari yang ada. Dari sisi kawasannya, secara total akan menjadi 10 kali lebih besar dari yang ada," ucapnya.
Peluncuran konsep desain transformasi kawasan Blok M fase ultimate merupakan wujud nyata dari salah satu mandat PT MRT Jakarta, yakni mengembangkan bisnis dan kawasan berorientasi transit atau Transit Oriented Development (TOD) melalui pengelolaan Blok M Hub.
Dalam pelaksanaannya, MRT Jakarta menyadari transformasi kawasan tersebut tidak dapat dilakukan sendiri.
Melalui kerja sama pemanfaatan aset dengan Badan Pengelola Aset Daerah (BPAD) di Blok M Hub, MRT Jakarta membutuhkan dukungan dan arahan dari Gubernur DKI Jakarta, organisasi perangkat daerah (OPD) Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, serta seluruh pemangku kepentingan terkait.
Transformasi tersebut juga mempertimbangkan kondisi bangunan Blok M yang saat ini telah berusia 34 tahun.
MRT Jakarta ingin memastikan aspek keselamatan dan keamanan struktur bangunan tetap terjaga. Di sisi lain, kawasan Blok M Hub saat ini masih menjadi tempat aktivitas 334 tenan aktif dengan jumlah pengunjung lebih dari 25.000 orang setiap harinya. Ant
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!