Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
pasang iklan di koran jakarta
Ads

Inilah Rencana Penataan Kawasan Tanah Abang Hingga Kampung Bali Oleh Pemprov DKI

31 Selasa, 06 Okt 2026, 17:26 WIB | Oleh:
Inilah Rencana Penataan Kawasan Tanah Abang Hingga Kampung Bali Oleh Pemprov DKI Inilah Rencana Penataan Kawasan Tanah Abang Hingga Kampung Bali Oleh Pemprov DKI Doc: ANTARA/Bayu Pratama S
Ket. Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meninjau pengerukan anak Kali Krukut di Kebon Melati, Jakarta, Senin (28/9/2026). Peninjauan dilakukan untuk memastikan proyek pengerukan anak Kali Krukut sepanjang 2,3 kilometer berjalan lancar dan pengerukan ini merupakan yang pertama setelah puluhan tahun tidak tersentuh pengerukan.

JAKARTA - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta bakal melakukan penataan menyeluruh terhadap kawasan permukiman kumuh di Tanah Abang, Kebon Melati, Kebon Kacang, hingga Kampung Bali, Jakarta Pusat. 

“Kebetulan hari ini di Balai Kota ada rapat paripurna. Salah satu yang diputuskan adalah melakukan pembenahan di Tanah Abang, Kebon Melati, Kebon Kacang, Kampung Bali," jelas Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung saat dijumpai di kawasan Blok M, Jakarta Selatan, Selasa (6/10).

"Tidak jauh dari istana, tidak jauh dari Balai Kota, tidak jauh dari Bundaran HI. Tetapi salah satu tempat yang paling kumuh adalah di tempat itu,” kata Pramono.

Pramono memaparkan, di wilayah-wilayah terdapat ruas yang sudah hampir 60 tahun tidak tertangani secara baik.

Bahkan, lanjutnya, ada beberapa hunian yang dalam satu rumah dihuni oleh 15 orang anggota keluarga sehingga perlu bergantian saat tidur.

Hal inilah yang menjadi alasan Pemprov DKI Jakarta ingin membenahi kawasan tersebut.

“Tentunya saya menginginkan masyarakat Jakarta, apalagi ini tidak jauh dari pusat keramaian Jakarta; Bundaran HI, Balai Kota, Istana. Maka kami melakukan perbaikan kawasan secara menyeluruh,” ucap Pramono.

Kendati demikian, Pramono menegaskan Pemprov DKI Jakarta tidak akan melakukan penggusuran dalam pembenahan kawasan-kawasan itu.

Pramono menilai, nantinya cara tersebut akan menjadi percontohan bagi pembenahan wilayah-wilayah di Jakarta.

“Prinsipnya adalah menata kawasan, kita tidak menggusur masyarakatnya, tetapi melakukan perbaikan dan ini akan menjadi role model Jakarta pembenahan di kemudian hari,” ungkap Pramono.

Adapun pihak yang bertanggung jawab terhadap pembenahan di wilayah tersebut terbagi dua yakni Dinas Sumber Daya Air DKI Jakarta dan Dinas Sosial DKI Jakarta.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kapasitas Produksi Menganggur, Industri Didesak Bangkit
    Berita yang sangat melegakan bagi kita yang bergerak ...
  • Jakarta Timur Bersiap Jadi Magnet Investasi Baru, Kawasan 370 Hektare Ini Dilirik
    Tidak akan sukses. Catat ini. Ormas sm warlok ...
  • Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 7,04 Persen, KRISTA InterFOOD 2026 Perluas Peluang Bisnis
    Pencapaian kinerja industri mamin yang impresif ini tentu ...
  • Ekspor Tembus 4,85 Miliar Dolar AS, UGM Dorong Teknologi Hijau Industri Kulit
    Ekspor kulit tembus 4,85 miliar dolar AS, UGM ...
  • GrabMart Catat Lonjakan Pesanan Dini Hari, Strategi Pemasaran Brand Perlu Berubah
    Banyak sekarang pekerja kantoran sampe rumah malam, lalu ...
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta

Subuh Keliling untuk Mencari Masukan Warga

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Subuh Keliling untuk Mencar...
Daerah
Rapat Anggota Tahunan Sebua...
Daerah
Gabah Masuk Harus Disortir ...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Gubernur Jabar Prihatin Banyak Warganya Terjerat Pinjol dan Judol

Gubernur Jabar Prihatin Banyak Warganya Terjerat Pinjol dan Judol

31 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.