Pramono Targetkan 6.500 Km Kabel Jakarta Masuk Tanah dalam 5 Tahun, Wajah Ibu Kota Bakal Berubah
📅 Kamis, 10 Sep 2026, 12:35 WIB | Oleh: Tim PenulisJakarta - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo menargetkan pembangunan Sarana Jaringan Utilitas Terpadu (SJUT) selesai dalam jangka waktu lima tahun ke depan.
“Saya terus terang merencanakan dalam 5 tahun, semua kabel-kabel yang ada di permukaan itu bisa diturunkan. Apakah 5 tahun itu bisa atau tidak, karena kurang lebih 6.500 kilometer yang harus ditangani. Tetapi kalau ini ditangani secara total, artinya tidak hanya bergantung pada Bina Marga saja, saya yakin itu bisa dilakukan,” kata Pramono usai meninjau penataan kabel di Jalan Soepomo, Tebet, Jakarta Selatan, Kamis (10/9).
Menurut dia, jika kabel tersebut sudah berhasil di tata atau dimasukkan ke dalam tanah, maka wajah Jakarta akan sangat berbeda dan menjadi lebih baik.
Pramono memaparkan kabel yang saat ini sedang dalam proses penataan merupakan kabel komunikasi. Sebab, penataan kabel listrik lebih memakan waktu.
“Secara prinsip kabel itu ada dua, yang satu untuk komunikasi, yang satu untuk listrik. Memang yang sekarang ini yang bisa yang sudah bisa diturunkan adalah kabel-kabel yang berkaitan dengan komunikasi. Sedangkan kabel yang berkaitan dengan listrik masih memerlukan waktu,” papar Pramono.
Dia mengaku sudah meminta kepada Kepala Dinas Bina Marga dan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) terkait untuk membuat perencanaan jangka panjang dan strategis untuk pembangunan SJUT tersebut.
Pramono juga meminta agar penataan kabel di ibu kota juga turut melibatkan pihak terasa agar dapat selesai sesuai target.
“Maka, keterlibatan swasta sangat diperlukan untuk ini secara bersama-sama karena payung hukumnya sudah ada. Kami meyakini secara bisnis juga menarik sehingga dengan demikian penurunan kabel ini bisa menjadi gerakan bersama yang dilakukan oleh seluruh stakeholder yang ada di Jakarta,” kata Pramono.
Dalam kesempatan yang sama, Kepala Dinas Bina Marga Heru Suwondo mengatakan pembangunan SJUT saat ini dilakukan di delapan titik dengan total panjang 16,9 kilometer.
Heru memaparkan, delapan titik pembangunan SJUT diantaranya MT Haryono, Gatot Subroto, Supomo, Abdullah Syafei, Saharjo, Pemuda, Otista, Tebet Barat Dalam Raya, Matraman, dan Jatinegara.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!