Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kolaborasi Lintas Sektor Diperkuat, Indonesia Bidik Posisi sebagai Pusat Uji Klinik Global

📅 Minggu, 06 Sep 2026, 22:25 WIB | Oleh:

Pada sesi Regulatory, perspektif internasional disampaikan oleh Young Joo Park, MPH., Ph.D., Vice President for South Korea, Singapore, and SEA dari Drug Information Association (DIA), serta Yil Seob Lee, MD., Ph.D., Director for Global Clinical Trials Center CHA University, Korea Selatan.

Keduanya membahas penguatan kolaborasi global, harmonisasi regulasi, dan strategi meningkatkan daya saing negara dalam menarik uji klinik internasional.

Sementara pada sesi Clinical Research Center, pengalaman dari Clinical Research Malaysia disampaikan oleh Dr. Akhmal Yosuf (CEO) dan dari University of Rochester, Amerika Serikat, oleh Dr. Angela Branche (Co-Principal Investigator for UR Vaccine Treatment and Evaluation Unit).

Adapun dari sektor industri, perwakilan CanSino Biologics membagikan perspektif mengenai faktor yang memengaruhi pemilihan lokasi penelitian, peluang investasi, serta pentingnya kolaborasi antara sponsor, regulator, dan pusat penelitian untuk mempercepat pengembangan uji klinik di Asia.

Pelatihan dan Penghargaan Baru

Rangkaian IASMED Annual Meeting 2026 telah dimulai sejak 3 September 2026 melalui sejumlah program peningkatan kompetensi, antara lain pelatihan Advanced Good Clinical Practice (GCP) for Clinical Research Professional, Protocol Development, dan Clinical Research Unit (CRU) Development.

Program tersebut turut menghadirkan pembicara dari DIA untuk memperkuat pemahaman peserta terhadap praktik dan standar uji klinik internasional.

Tahun ini, IASMED juga untuk pertama kalinya memberikan Clinical Research Center Excellence Award. Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi kepada pusat uji klinik yang dinilai menunjukkan kualitas dan kontribusi signifikan terhadap perkembangan penelitian klinis di Indonesia.

Pada kesempatan yang sama, IASMED dan DIA menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) untuk memperkuat kerja sama dalam pengembangan kapasitas sekaligus mempromosikan ekosistem uji klinik Indonesia di tingkat global.

Presiden IASMED, Dra. Endang Hoyaranda, mengatakan bahwa perkembangan ekosistem uji klinik Indonesia merupakan hasil kerja sama berbagai pemangku kepentingan.

"Kemajuan yang kita lihat saat ini merupakan hasil kerja sama seluruh pemangku kepentingan. IASMED akan terus berperan aktif dalam menjaga momentum tersebut dan mendukung terciptanya ekosistem uji klinik yang berkualitas, kompetitif, dan berpusat pada keselamatan pasien," ujar Endang.

Dengan semakin kuatnya sinergi pemerintah, regulator, akademisi, fasilitas pelayanan kesehatan, dan industri, IASMED optimistis Indonesia dapat menarik lebih banyak investasi uji klinik global.

Penguatan ekosistem tersebut juga diharapkan dapat mempercepat akses masyarakat terhadap inovasi pengobatan, vaksin, dan teknologi kesehatan, sekaligus mendukung agenda transformasi kesehatan menuju Indonesia Emas 2045.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Gunung Anak Krakatau Terus Erupsi, Jakarta Kena Sebaran Abu Vulkanik
    Sangat mungkin terjadi erupsi yg lebih besar, kemarin ...
  • Ditentang AS, PBB Adopsi Resolusi 'Koreksi Peta Dunia', Benua Afrika Ternyata 14 Kali Lebih Besar!
    Indonesia lebih besar dari Eropa. Jarak antara Sabang ...
  • Sapi Aceh Dibawa ke Pulau Terluar, Aceh Besar Bidik Ketahanan Pangan
    Kenapa harus ke pulau aceh pengembangan plasma nutfah ...
  • Aturan Insentif Motor Listrik Masih Digodok, Pemerintah Siapkan Rancangan Perpres
    Ulasan yang sangat komprehensif mengenai urgensi payung hukum ...
  • Magang Nasional 2026 Tahap II Dibuka, Anak Muda Berebut Kesempatan Masuk Industri
    Kesenjangan kompetensi yang menjadi latar belakang program Magang ...

Luka Modric Tetap Bela Kroasia di UEFA Nations League

29 menit yang lalu | Benny Mudesta Putra

Olahraga
Luka Modric Tetap Bela Kroa...
Ekonomi
Ingin Jadi Pembudidaya Lobs...
Megapolitan
Iming-Iming Konten TikTok B...
Advertisement
Shin Tae-yong Jumawa Persija Hanya Pakai Kekuatan 50% saat Kalahkan Borneo, Awas Kesandung Coach!

Shin Tae-yong Jumawa Persija Hanya Pakai Kekuatan 50% saat Kalahkan Borneo, Awas Kesandung Coach!

06 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.