Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

TransNusa Alihkan Sejumlah Penerbangan di Tengah Sebaran Abu Vulkanik

📅 Minggu, 06 Sep 2026, 21:35 WIB | Oleh:
TransNusa Alihkan Sejumlah Penerbangan di Tengah Sebaran Abu Vulkanik Doc: TransNusa
Ket. Armada Airbus A320 milik TransNusa. Maskapai ini menyesuaikan sejumlah rute penerbangan dari dan menuju Jakarta serta Lampung akibat dampak sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau pada Minggu (6/9/2026).

JAKARTA – Maskapai TransNusa melakukan penyesuaian operasional sejumlah penerbangan menyusul peningkatan aktivitas vulkanik Gunung Anak Krakatau dan sebaran abu vulkanik yang berdampak terhadap operasional penerbangan.

Penyesuaian dilakukan terhadap sejumlah penerbangan dari dan menuju Bandara Internasional Soekarno-Hatta (CGK) serta Bandara Internasional Radin Inten II (TKG) pada Minggu (6/9/2026). Langkah tersebut mencakup penundaan hingga pengalihan rute penerbangan.

"Penyesuaian operasional dilakukan dengan mengutamakan keselamatan dan keamanan penerbangan. Maskapai juga terus memantau perkembangan aktivitas vulkanik serta kondisi ruang udara yang berpotensi terdampak abu vulkanik," kata manajemen TransNusa dalam siaran pers resminya, Minggu (6/9/2026).

Dalam menentukan operasional penerbangan, TransNusa berkoordinasi dengan Direktorat Jenderal Perhubungan Udara, AirNav Indonesia, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), serta Volcanic Ash Advisory Center (VAAC) Darwin.

Setiap keputusan terkait penerbangan, termasuk penundaan, pembatalan, maupun pengalihan rute, dilakukan berdasarkan kondisi terkini, informasi dari otoritas terkait, serta ketentuan keselamatan penerbangan yang berlaku.

Hindari Area Terdampak Abu Vulkanik

TransNusa menyebut penyesuaian penerbangan dilakukan sebagai langkah antisipatif untuk menghindari wilayah yang berpotensi terdampak sebaran abu vulkanik. Maskapai mengacu pada Notice to Airmen (NOTAM), informasi kondisi ruang udara, serta arahan dari otoritas penerbangan dalam menentukan langkah operasional.

Kondisi tersebut berpotensi menyebabkan perubahan jadwal perjalanan penumpang. TransNusa pun menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang timbul akibat penyesuaian jadwal maupun rute penerbangan tersebut.

"Setiap perkembangan situasi akan terus dievaluasi, termasuk kemungkinan dilakukannya penyesuaian operasional lanjutan apabila kondisi ruang udara berubah," tulis pihak TransNusa.

Penumpang Terdampak Mendapat Sejumlah Pilihan

Bagi penumpang yang terdampak perubahan operasional, TransNusa menyediakan sejumlah opsi penanganan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Pilihan tersebut meliputi penjadwalan ulang (reschedule) ke tanggal lain tanpa biaya tambahan, pengalihan rute melalui bandara alternatif yang masih beroperasi, hingga pengembalian dana (refund).

Penumpang yang memenuhi ketentuan juga berhak memperoleh kompensasi berupa makanan dan minuman, serta akomodasi jika keterlambatan penerbangan masuk dalam kriteria penanganan.

TransNusa mengimbau penumpang untuk mengecek informasi terbaru melalui kanal resmi maskapai sebelum melakukan perjalanan. Informasi terkait layanan penumpang terdampak dapat diakses melalui Call Center TransNusa di nomor +62 21 6310 888, situs web resmi, maupun media sosial resmi maskapai.

Koordinasi untuk Menjaga Konektivitas

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...

Banjir Rendam Bangkok

50 menit yang lalu | Deri Henriawan

Luar Negeri
Banjir Rendam Bangkok
Advertisement
India Utara Direndam Banjir Besar, 56 Orang Tewas

India Utara Direndam Banjir Besar, 56 Orang Tewas

27 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.