Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Sisa Abu Vulkanik Masih Jadi Masalah, Pemkab Bogor Turunkan Tim hingga Pekan Depan

📅 Senin, 07 Sep 2026, 00:14 WIB | Oleh:
Sisa Abu Vulkanik Masih Jadi Masalah, Pemkab Bogor Turunkan Tim hingga Pekan Depan Doc: Antara foto
Ket. Bupati Bogor Rudy Susmanto di Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

KABUPATEN BOGOR - Pemerintah Kabupaten Bogor, Jawa Barat, memperpanjang kegiatan pembersihan abu vulkanik di sejumlah wilayah hingga pekan depan untuk meminimalkan dampaknya terhadap aktivitas masyarakat.

Bupati Bogor Rudy Susmanto di Cibinong, Minggu, mengatakan pembersihan dilakukan secara serentak dengan mengerahkan jajaran Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan melalui seluruh unit pelaksana teknis (UPT) di 40 kecamatan.

"Tim Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan di seluruh UPT turun serentak melakukan penyemprotan di beberapa ruas jalan protokol di 40 kecamatan dan terus berlanjut hingga tanggal 7, tanggal 8, sampai dengan minggu depan," kata Rudy.

Menurut dia, langkah tersebut merupakan tindak lanjut dari sejumlah rapat yang dilaksanakan Pemkab Bogor bersama organisasi perangkat daerah (OPD) untuk menangani dampak abu vulkanik di wilayah Kabupaten Bogor.

Penanganan juga melibatkan unsur TNI dan Polri. Polres Bogor mengerahkan kendaraan Armored Water Cannon (AWC) untuk melakukan penyemprotan sejumlah ruas jalan guna mengurangi abu yang beterbangan.

Sementara itu, Kodim Bogor turut mengerahkan sejumlah peralatan, termasuk kendaraan pemadam kebakaran untuk membantu proses penyemprotan.

Rudy mengapresiasi keterlibatan TNI-Polri serta jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Bogor dalam penanganan dampak abu vulkanik.

Selain melakukan pembersihan, jajaran Forkopimda bersama pemerintah daerah membagikan masker gratis kepada masyarakat di sejumlah ruas jalan protokol dan persimpangan.

Pemkab Bogor melalui Dinas Kesehatan juga akan mengoptimalkan pembagian masker kepada pengendara kendaraan bermotor untuk mengurangi risiko paparan abu vulkanik.

"Bogor cukup luas, Bogor cukup besar. Kami pun mengajak peran serta aktif pihak swasta untuk langsung membantu masyarakat yang terdampak di wilayah Kabupaten Bogor," ujarnya.

Selain pembersihan, Pemkab Bogor menerapkan pembelajaran jarak jauh (PJJ) bagi sekolah pada 7-8 September 2026 sebagai langkah untuk meminimalkan paparan abu vulkanik terhadap peserta didik.

Meski siswa belajar dari rumah, Rudy meminta kepala sekolah dan guru tetap hadir di sekolah selama dua hari tersebut untuk bersama-sama melakukan pembersihan lingkungan sekolah dengan dukungan jajaran Pemkab Bogor.

Kebijakan tersebut akan dievaluasi kembali dengan mempertimbangkan perkembangan kondisi dan dampak abu vulkanik di Kabupaten Bogor.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Ekonomi
BI Tangkap Sinyal Ekspansi ...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Jangan Lupa Catat Tanggalnya! CFD Sudirman-Thamrin Ditiadakan, Jaksel Adakan di Jalan Iskandar Muda

Jangan Lupa Catat Tanggalnya! CFD Sudirman-Thamrin Ditiadakan, Jaksel Adakan di Jalan Iskandar Muda

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.