Abu Anak Krakatau Menyebar ke Jakarta, BNPB Kerahkan OMC untuk Datangkan Hujan
Minggu, 06 Sep 2026, 12:35 WIB | Oleh: Tim Penulis"Hingga saat ini, BMKG telah menerbitkan sebanyak 50 SIGMET secara berkala guna menjamin keselamatan navigasi udara," katanya.
Andri mengatakan pembaruan SIGMET terkini mencatat sebaran debu vulkanik bergerak hingga ketinggian 20.000 kaki ke arah timur serta mencapai ketinggian 50.000 kaki ke arah barat.
Pada ketinggian hingga 20.000 kaki, abu vulkanik bergerak ke arah timur laut hingga selatan dan mencakup sebagian wilayah DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat, serta perairan di sekitarnya.
Sementara itu, pada ketinggian hingga 50.000 kaki, abu vulkanik bergerak ke arah barat daya hingga barat laut, mencakup wilayah Banten, Lampung, Bengkulu, Selat Sunda bagian selatan, serta Samudra Hindia.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!