Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Dinkes Kota Tangerang: Waspadai Gangguan Pernapasan karena Sebaran Abu Vulkanik Meluas

📅 Minggu, 06 Sep 2026, 14:33 WIB | Oleh:
Dinkes Kota Tangerang: Waspadai Gangguan Pernapasan karena Sebaran Abu Vulkanik Meluas    Doc: TRI MEGA WAHYUNINGSIH

TANGERANG - Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Tangerang, dr Dini Anggareni, mengimbau, masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi dampak kesehatan menyusul meluasnya sebaran abu vulkanik akibat aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau.

”Paparan abu vulkanik dapat memengaruhi kesehatan, terutama sistem pernapasan. Partikel abu yang terhirup berpotensi menimbulkan keluhan seperti batuk, tenggorokan terasa tidak nyaman, hidung berair, hingga sesak napas pada kondisi tertentu,” tegas dr Dini, Minggu (6/9).

Ia mengingatkan, masyarakat untuk memperhatikan kondisi kesehatan apabila terjadi paparan abu vulkanik. Warga yang mengalami keluhan pada saluran pernapasan setelah terpapar abu diimbau segera melakukan penanganan dan berkonsultasi dengan tenaga kesehatan apabila keluhan berlanjut.

”Selain gangguan pernapasan, paparan abu vulkanik juga dapat menyebabkan iritasi pada mata dan kulit. Karena itu, masyarakat perlu memperhatikan kondisi lingkungan dan menghindari paparan abu secara langsung, terutama ketika kualitas udara di sekitar tempat tinggal mengalami penurunan,” tutur dia.

Ia juga mengingatkan kelompok yang memiliki risiko lebih tinggi mengalami gangguan pernapasan untuk meningkatkan kewaspadaan. Anak-anak, lansia, serta masyarakat yang memiliki riwayat gangguan pernapasan perlu lebih memperhatikan kondisi kesehatan selama terjadi paparan abu vulkanik.

”Masyarakat juga diminta tidak panik dan tetap mengikuti informasi resmi mengenai perkembangan aktivitas Gunung Anak Krakatau serta kondisi lingkungan. Informasi yang berasal dari sumber resmi penting agar masyarakat dapat mengambil langkah yang tepat sesuai kondisi di lapangan,” kata dr Dini.

Di tengah kondisi tersebut, Dinkes Kota Tangerang memastikan fasilitas pelayanan kesehatan tetap dapat dimanfaatkan masyarakat yang membutuhkan pemeriksaan. Warga yang mengalami gangguan kesehatan dapat mendatangi fasilitas kesehatan terdekat untuk mendapatkan penanganan sesuai kondisi.

”Pemkot Tangerang mengajak masyarakat bersama-sama meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi dampak abu vulkanik. Dengan mengenali gejala dan segera mendapatkan pertolongan ketika mengalami gangguan kesehatan, masyarakat dapat mengurangi risiko dampak paparan abu vulkanik terhadap kesehatan,” pungkas dia. ils/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
Advertisement
jjroyal-luwak

Harga Cabai Rawit Rp100.800/Kg, Telur Ayam Rp28.400/Kg

48 menit yang lalu | Bambang Wijanarko

Ekonomi
Harga Cabai Rawit Rp100.800...
Olahraga
Hasil Liga Italia: Tuan Rum...

Berikut Harga BBM di SPBU Per 19 Oktober 2026

1.5 jam yang lalu | Bambang Wijanarko

Nasional
Berikut Harga BBM di SPBU P...
Advertisement
2,4 Ton Dry Ice Dijatuhkan dalam Uji Coba Penanggulangan Kabut Asap di Sumatera Selatan

2,4 Ton Dry Ice Dijatuhkan dalam Uji Coba Penanggulangan Kabut Asap di Sumatera Selatan

19 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.