Pemkot Tangerang Imbau Warga Gunakan Masker dan Kurangi Aktivitas Luar Ruangan
📅 Minggu, 06 Sep 2026, 14:27 WIB | Oleh: Ilham SudrajatTANGERANG - Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan menyusul meluasnya sebaran abu vulkanik akibat aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau. Warga diminta menjaga kesehatan, terutama dengan menggunakan masker saat beraktivitas di luar ruangan.
"Imbauan tersebut menjadi langkah antisipasi untuk mengurangi risiko paparan partikel abu vulkanik yang dapat mengganggu kesehatan, khususnya pada saluran pernapasan," ungkap Mahdiar, Kepala Pelaksana BPBD Kota Tangerang, Minggu (6/9).
Kata Mahdiar, masyarakat juga diminta memperhatikan kondisi lingkungan dan mengikuti informasi resmi dari pemerintah serta instansi terkait.
"Selain menggunakan masker, warga diimbau mengurangi aktivitas di luar ruangan apabila kondisi udara terdampak abu vulkanik. Masyarakat yang harus beraktivitas di luar rumah disarankan menggunakan perlindungan yang sesuai dan menghindari paparan langsung dalam waktu lama," tutur Mahdiar.
Pemkot Tangerang juga mengingatkan masyarakat untuk menjaga kebersihan diri dan lingkungan. Warga dapat menutup pintu dan jendela rumah apabila terdapat abu yang masuk ke lingkungan permukiman serta membersihkan permukaan yang terkena abu dengan cara yang tidak membuat partikel kembali beterbangan.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Kewaspadaan juga perlu ditingkatkan oleh kelompok yang lebih rentan terhadap gangguan pernapasan. Masyarakat yang mengalami keluhan kesehatan setelah terpapar abu vulkanik diimbau segera beristirahat dan mendapatkan pemeriksaan di fasilitas pelayanan kesehatan apabila keluhan berlanjut atau memburuk," kata Mahdiar.
Diketahui, dampak erupsi Gunung Anak Krakatau juga berpengaruh terhadap aktivitas penerbangan. Sejumlah bandara mengalami penutupan sementara berdasarkan pemberitahuan navigasi penerbangan atau NOTAM sebagai langkah keselamatan penerbangan akibat sebaran abu vulkanik.
Bandara Internasional Soekarno-Hatta menjadi salah satu bandara yang terdampak dan mengalami penutupan sementara pada Minggu (6/9).
Sebaiknya Anda baca juga:
"Pemkot Tangerang mengimbau masyarakat yang memiliki agenda penerbangan untuk memantau informasi terbaru dari maskapai dan pengelola bandara sebelum menuju bandara," imbau dia.
Pemkot Tangerang mengajak seluruh masyarakat tetap tenang, tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi, serta mengikuti perkembangan kondisi melalui kanal resmi pemerintah dan instansi berwenang.
"Langkah sederhana seperti menggunakan masker, mengurangi aktivitas luar ruangan, dan menjaga kebersihan dapat dilakukan masyarakat sebagai bentuk kewaspadaan terhadap potensi paparan abu vulkanik," pungkas dia. ils/I-1
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!