Bliltar Kekeringan, Gubernur Khofifah Salurkan 120 Rit Air Bersih untuk Warga
📅 Minggu, 06 Sep 2026, 11:55 WIB | Oleh: Tim PenulisBLITAR - Gubernur Jawa Timur (Jatim) Khofifah Indar Parawansa menyalurkan bantuan 120 rit air bersih bagi masyarakat Kabupaten Blitar yang terdampak kekeringan pada musim kemarau 2026.
Penyaluran bantuan air bersih tersebut dipusatkan di Dusun Rampalombo, Desa Margomulyo, Kecamatan Panggungrejo, Kabupaten Blitar, yang merupakan salah satu desa terdampak.
"Sebetulnya sudah ada 24 kabupaten/kota di Jatim yang menerbitkan surat keputusan kedaruratan pada musim kemarau ini. Hari ini adalah bagian dari upaya yang dilakukan Bupati Blitar dan kabupaten lainnya," kata Khofifah dalam keterangannya di Blitar, Minggu.
Ia mengungkapkan bantuan tersebut disiapkan untuk mendukung pemenuhan kebutuhan air bersih bagi 38.270 keluarga atau 98.946 jiwa yang terdampak kekeringan di tujuh kecamatan, yakni Bakung, Binangun, Kademangan, Panggungrejo, Sutojayan, Wates, dan Wonotirto, Kabupaten Blitar.
Selain air bersih, Pemprov Jatim melalui BPBD juga menyalurkan 90 unit tandon berkapasitas 1.200 liter serta 250 jerigen berkapasitas 15 liter untuk masyarakat terdampak.
Sebaiknya Anda baca juga:
Khusus di Desa Margomulyo, sebanyak 40 keluarga atau 162 jiwa menerima bantuan air bersih sebanyak 17.000 liter. Warga juga mendapatkan tiga unit tandon berkapasitas 1.200 liter dan 40 jerigen berkapasitas 15 liter.
Khofifah mengatakan penyaluran tersebut merupakan bentuk dukungan pemerintah untuk memastikan masyarakat tetap memperoleh akses air bersih di tengah kondisi kekeringan yang berlangsung cukup panjang dan berdampak terhadap pemenuhan kebutuhan dasar.
"Oleh karena itu, BPBD Provinsi Jatim sudah menyiapkan berbagai format penjangkauan untuk bisa memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat," ujarnya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Ia mengajak masyarakat memperbanyak ikhtiar, termasuk melaksanakan shalat Istisqa untuk memohon turunnya hujan. Selain itu, Pemprov Jatim berkoordinasi terkait kemungkinan pelaksanaan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) sebagai salah satu upaya menghadapi kondisi kekeringan.
Sementara itu, warga Dusun Rampalombo, Katinem mengaku bersyukur atas bantuan air bersih tersebut. Menurut dia, kekeringan setiap musim kemarau membuat sumur warga surut, sehingga sebagian masyarakat harus membeli air untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.
"Alhamdulillah, disambangi dikasih bantuan Ibu Khofifah senang sekali. Bantuan air bersihnya untuk masak, mandi dan keperluan lainnya," kata Katinem.
Selain bantuan air bersih, Gubernur Khofifah juga menyerahkan bantuan sembako kepada masyarakat dan anak-anak di Desa Margomulyo, Dusun Rampalombo, Kecamatan Panggungrejo, Kabupaten Blitar.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!