Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Dampak Abu Vulkanik, HBKB Jakarta Diakhiri Lebih Awal dan Petugas Bagikan Masker

📅 Minggu, 06 Sep 2026, 09:55 WIB | Oleh:
Dampak Abu Vulkanik, HBKB Jakarta Diakhiri Lebih Awal dan Petugas Bagikan Masker Doc: Koran Jakarta/Paundra Zakirulloh
Ket. Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta mempercepat berakhirnya pelaksanaan Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB) pada Minggu, 6 September 2026. HBKB yang sebelumnya dijadwalkan berlangsung hingga pukul 10.00 WIB dipercepat selesai menjadi pukul 09.00 WIB sebagai langkah antisipasi potensi dampak abu vulkanik akibat erupsi Gunung Anak Krakatau.

JAKARTA - Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta mempercepat berakhirnya pelaksanaan Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB) pada Minggu, 6 September 2026. HBKB yang sebelumnya dijadwalkan berlangsung hingga pukul 10.00 WIB dipercepat selesai menjadi pukul 09.00 WIB sebagai langkah antisipasi potensi dampak abu vulkanik akibat erupsi Gunung Anak Krakatau.

Keputusan tersebut diambil dengan mempertimbangkan keselamatan dan kesehatan masyarakat yang mengikuti kegiatan di ruang terbuka. Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Budi Awaluddin mengatakan langkah antisipatif diperlukan untuk mengurangi risiko masyarakat terpapar abu vulkanik.

"Setelah kegiatan Amarta Run dan ASN Run selesai pukul 09.00 WIB, seluruh rangkaian HBKB langsung kami akhiri. Langkah ini merupakan upaya antisipatif untuk melindungi masyarakat dari potensi paparan abu vulkanik," ujar Budi.

Selain mempercepat penghentian HBKB, Dishub DKI Jakarta juga mengerahkan petugas di lapangan untuk membagikan masker kepada masyarakat. Petugas turut mengimbau warga agar segera meninggalkan lokasi dan kembali ke rumah demi mengurangi potensi paparan abu vulkanik.

"Kami juga mengarahkan petugas di lapangan untuk membagikan masker kepada masyarakat dan mengimbau warga agar segera kembali ke rumah. Kami mengajak masyarakat untuk mengurangi aktivitas di luar ruangan," jelas Budi.

Langkah tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya pemerintah daerah dalam mengantisipasi kemungkinan perubahan kondisi udara akibat abu vulkanik. Masyarakat yang masih harus melakukan aktivitas di luar ruangan diminta menggunakan masker sebagai perlindungan tambahan.

Dishub DKI Jakarta juga meminta masyarakat tetap tenang dan tidak panik dalam menyikapi kondisi tersebut. Warga diimbau mengikuti informasi resmi mengenai perkembangan abu vulkanik serta kondisi kualitas udara sebelum menentukan aktivitas di luar rumah.

Percepatan HBKB menjadi pukul 09.00 WIB sekaligus menjadi bentuk respons cepat pemerintah terhadap potensi risiko lingkungan yang dapat berdampak pada kesehatan masyarakat. Dengan penghentian kegiatan lebih awal dan pembagian masker, Dishub berharap warga dapat mengurangi paparan serta segera beraktivitas di tempat yang lebih aman.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
Advertisement
10 Event Jakarta Akhir Pekan 17-18 Oktober: Ada Synchronize Festival hingga BABYMONSTER

10 Event Jakarta Akhir Pekan 17-18 Oktober: Ada Synchronize Festival hingga BABYMONSTER

16 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.