Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Profit Taking Menggila, IHSG Hari Ini Terpeleset Jelang Akhir Pekan

📅 Jumat, 04 Sep 2026, 18:05 WIB | Oleh: Tim Penulis
Profit Taking Menggila, IHSG Hari Ini Terpeleset Jelang Akhir Pekan Doc: ANTARA FOTO/ Hafidz Mubarak A.
Ket. Ilustrasi-Pengunjung melihat layar yang menampilkan pergerakan harga saham di Bursa Efek Indonesia, Jakarta.

JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah, tertekan aksi profit taking investor menjelang akhir pekan. Koreksi ini lebih mencerminkan langkah mengamankan keuntungan setelah penguatan sebelumnya, di tengah sikap hati-hati pasar menanti sejumlah data ekonomi domestik pekan depan.

Secara analitis, pelemahan tersebut belum serta-merta menunjukkan perubahan tren, tetapi menjadi sinyal bahwa investor masih selektif dan sensitif terhadap ketidakpastian global.

Pergerakan IHSG selanjutnya akan banyak ditentukan oleh respons pasar terhadap data ekonomi domestik serta arah kebijakan suku bunga global.

IHSG Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Jumat (4/9) sore ditutup melemah 31,41 poin atau 0,47 persen ke posisi 6.636,48 seiring aksi ambil untung (profit taking) investor menjelang periode akhir pekan.

Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 turun 5,18 poin atau 0,78 persen ke posisi 657,59.

"Kehati-hatian pasar seiring dengan sentimen pasar juga dibayangi aksi profit taking jelang akhir pekan ini," ujar Associate Director of Research and Investment Pilarmas Investindo Sekuritas Maximilianus Nico Demus alias Nico dalam kajiannya di Jakarta.

Dari dalam negeri, Nico mengatakan pelaku pasar juga menantikan data domestik penting yang akan dirilis pada pekan depan, di antaranya data cadangan devisa dan Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) bulan Agustus 2026, serta penjualan ritel Juli 2026.

Selama pekan ini, ia menyebut kepercayaan pasar meningkat seiring transisi kepemimpinan yang lancar di Bank Indonesia (BI), yang mana Gubernur Destry Damayanti berjanji akan menerapkan kebijakan responsif untuk menjaga stabilitas dan pertumbuhan ekonomi.

Dari mancanegara, bursa kawasan Asia menguat ditopang oleh berkurangnya ekspektasi terhadap kenaikan suku bunga acuan bank sentral Amerika Serikat (AS) The Fed pada September 2026.

Gubernur Fed Christopher Waller mengatakan bersedia untuk mendukung kebijakan tingkat suku bunga untuk tetap stabil, apabila tekanan terhadap inflasi menunjukkan tanda-tanda mereda dan The Fed lebih cenderung untuk mempertahankan tingkat suku bunga daripada menaikkannya pada September 2026.

Dibuka menguat, IHSG bergerak ke teritori negatif sampai penutupan sesi pertama perdagangan saham. Pada sesi kedua, IHSG masih betah di zona merah hingga penutupan perdagangan saham.

Berdasarkan Indeks Sektoral IDX-IC, tiga sektor menguat yaitu dipimpin sektor industri yang naik sebesar 0,64 persen, diikuti oleh sektor energi dan sektor barang konsumen non primer yang naik masing-masing sebesar 0,30 persen dan 0,22 persen.

Sedangkan delapan sektor melemah yaitu sektor teknologi yang turun paling dalam sebesar 1,02 persen, diikuti oleh sektor transportasi & logistik dan sektor barang konsumen primer yang turun masing-masing sebesar 0,91 persen dan 0,89 persen.

Adapun, saham-saham yang mengalami penguatan harga terbesar yaitu UANG, RONY, SMMT, SURE, dan NATO. Sedangkan saham-saham yang mengalami pelemahan harga terbesar yakni PTSP, MDIA, UDNG, LOPI dan BALI.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Sapi Aceh Dibawa ke Pulau Terluar, Aceh Besar Bidik Ketahanan Pangan
    Kenapa harus ke pulau aceh pengembangan plasma nutfah ...
  • Aturan Insentif Motor Listrik Masih Digodok, Pemerintah Siapkan Rancangan Perpres
    Ulasan yang sangat komprehensif mengenai urgensi payung hukum ...
  • Magang Nasional 2026 Tahap II Dibuka, Anak Muda Berebut Kesempatan Masuk Industri
    Kesenjangan kompetensi yang menjadi latar belakang program Magang ...
  • Diserbu Produk China Murah! Industri Plastik RI Nyaris Tumbang dari Hulu ke Hilir
    Artikel ini memberikan pencerahan yang sangat berimbang dan ...
  • Lulusan Banyak, Tapi Tak Sesuai Kebutuhan Industri? Menaker Ungkap Solusinya
    Artikel yang sangat edukatif dalam membedah akar permasalahan ...
Advertisement
kai-expo-detail-sidebar
Advertisement
5 Event Akhir Pekan di Jakarta September 2026: Pameran Anabul Hingga Festival Art Toy

5 Event Akhir Pekan di Jakarta September 2026: Pameran Anabul Hingga Festival Art Toy

04 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.