Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Promosikan Paralayang di Bukit Girisembung, Kulon Progo Bangkitkan 'Sport Tourism' Daerah

📅 Jumat, 04 Sep 2026, 16:55 WIB | Oleh:
Promosikan Paralayang di Bukit Girisembung, Kulon Progo Bangkitkan 'Sport Tourism' Daerah Doc: ANTARA/HO-Humas Pemkab Kulon Progo
Ket. Aktifitas paralayang di Girisembung Kabupaten Kulon Progo, DIY.

KULON PROGO - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta, gencar mempromosikan olahraga paralayang di Bukit Girisembung sebagai upaya menggelorakan kebangkitan pariwisata berbasis olahraga (sport tourism) di kawasan Perbukitan Menoreh.

Langkah promosi tersebut diwujudkan melalui perhelatan Kulon Progo Paralayang Festival 2026 di Kalurahan Banjarasri bertajuk Kejuaraan Ketepatan Mendarat Paralayang “Cakrawala Nusantara” yang berlangsung selama tiga hari pada 4–6 September 2026 dan diikuti 76 atlet dari 10 provinsi di Indonesia.

"Kulon Progo Paralayang Festival ini diharapkan bisa menjadi ajang promosi sport tourism sekaligus memperkenalkan landasan paralayang Girisembung sebagai destinasi baru di Kabupaten Kulon Progo," kata Kepala Dinas Pariwisata Kulon Progo Sutarman di Kulon Progo, Jumat.

Ia mengatakan pembangunan fasilitas landasan di Bukit Girisembung itu dilaksanakan secara bertahap pada 2024 hingga 2025 menggunakan alokasi Dana Keistimewaan (Danais) DIY.

Sebelum festival digelar, paket wisata terbang paralayang telah diuji coba selama 1,5 bulan dan mendapat sambutan positif masyarakat maupun wisatawan.

"Setiap akhir pekan rata-rata ada 20 sampai 30 wisatawan yang mencoba terbang. Ke depan, paket wisata ini juga akan kita integrasikan dengan arung jeram di kawasan Gerbang Samudra Raksa," katanya.

Sementara itu, Bupati Kulon Progo Agung Setyawan menilai kawasan Girisembung memiliki keunggulan geografis serta bentang alam yang ideal untuk pengembangan wisata petualangan.

"Panorama di Banjarasri sangat indah, mempertemukan pemandangan Perbukitan Menoreh yang sejuk dengan hamparan sawah. Selain itu, kondisi angin di Girisembung memungkinkan aktivitas penerbangan dilakukan hingga 10 bulan dalam setahun sepanjang tidak hujan," kata Agung.

Peresmian landasan paralayang ditandai dengan penandatanganan prasasti oleh Bupati Kulon Progo.

Acara pembukaan turut diramaikan aksi flashmob senam massal warga dan pelajar, pameran puluhan UMKM lokal, hingga pentas seni Jathilan Sanggar Tri Sejati.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Dinas Teritorial Lanud Adisucipto Kolonel Lek Kurniawan P Yudhono menyerahkan bantuan bibit tanaman secara simbolis kepada pemerintah kalurahan setempat.

"Kami mengimbau agar seluruh kegiatan kedirgantaraan mengutamakan prosedur keselamatan secara ketat," katanya.

Kejuaraan nasional yang diselenggarakan berkolaborasi dengan Federasi Aero Sport Indonesia (FASI) DIY ini diikuti kontingen dari Jawa Tengah, Jawa Barat, Jawa Timur, DIY, Sulawesi Tengah, Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur, DKI Jakarta, NTB, dan Sumatera Selatan. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
  • Sangat Memprihatinkan Rumah Dinas TNI untuk Judol, Pelaku Kini Ditahan
    oknum2 begini ini yg bikin citra loreng jadi ...
  • Bahlil Pasang Rem Industri Nikel, Smelter Setengah Jadi Bisa Dimoratorium
    Langkah moratorium smelter setengah jadi ini memang sudah ...

Kabut Asap Karhutla Masih Selimuti Palangka Raya

18 menit yang lalu | Fajar Alim M

Daerah
Kabut Asap Karhutla Masih S...
Olahraga
Jay Idzes Absen, Sassuolo T...
Advertisement
Marco Bezzecchi Juara MotoGP Indonesia 2026, Tradisi Unik Mandalika Berlanjut

Marco Bezzecchi Juara MotoGP Indonesia 2026, Tradisi Unik Mandalika Berlanjut

11 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.